Gorontalopost, GORONTALO – Empat posisi strategis di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo kini memiliki pejabat definitif setelah Gubernur Gusnar Ismail
melantik empat pimpinan tinggi pratama di Ruangan Dulohupa, Gubernuran Gorontalo, Senin (12/10/2026).
Baca Juga: Jangan Tunggu Inspektorat Turun, Iwan Mustapa Ingatkan Aparat Desa Tertib Catat Aset Negara
Namun, pelantikan ini bukan sekadar pergantian pejabat. Gusnar menyebut pengisian jabatan tersebut sebagai promosi perdana dari administrator ke pimpinan tinggi pratama
yang sepenuhnya menggunakan sistem Manajemen Talenta ASN, sesuai pedoman promosi jabatan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PANRB.
Empat pejabat yang dilantik adalah Yulin D. Limonu sebagai Kepala Biro Hukum, Yaser Arafat Dama sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat,
Debby Indriati Margaretha Habibie sebagai Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan, serta Erman B. Monoarfa sebagai Kepala Biro Organisasi.
Pengangkatan mereka ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Gorontalo Nomor 800.1.3.3/JPT/BKPSDM/SK/1082/X/2026.
Menurut Gusnar, Manajemen Talenta menjadi instrumen penting dalam pengelolaan karier aparatur sipil negara berbasis sistem merit.
Sistem ini memetakan pegawai berdasarkan potensi dan kinerja untuk mendukung pengembangan karier secara objektif.
Ia membedakan promosi kali ini dari proses sebelumnya yang, meskipun menggunakan pendekatan Manajemen Talenta, hanya berupa pergeseran jabatan.
Baca Juga: Kunjungan Tim Seruni KMP ke Gorontalo, Lima Rumah di Huidu Utara Jadi Sasaran Peninjauan
Kepada para kepala biro yang baru dilantik, Gusnar menegaskan bahwa posisi mereka memiliki fungsi penting sebagai pendukung utama pengambilan keputusan di tingkat provinsi.
Mereka diharapkan mampu menyiapkan bahan kebijakan, analisis, kajian, dan
rekomendasi bagi gubernur, wakil gubernur, serta sekretaris daerah, sekaligus mengoordinasikan kebutuhan lintas OPD.
Kecepatan merespons komunikasi dan kesiapan menjalankan tugas juga menjadi tuntutan dalam jabatan tersebut.
Gusnar menutup arahannya dengan meminta seluruh pejabat menyatukan langkah untuk memperkuat penyelenggaraan pemerintahan.
Ia mengingatkan bahwa menjalankan tugas secara biasa saja tidak cukup; setiap pejabat harus menunjukkan kerja keras dan komitmen terhadap tanggung jawabnya.
Gubernur juga menyampaikan penghargaan kepada para pelaksana tugas kepala biro atas kontribusi mereka selama masa penugasan sebelumnya.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang