Gorontalopost, GORONTALO – Pemantauan sebaran asap terus dilakukan BPBD Provinsi Gorontalo untuk mengantisipasi potensi dampak bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Gorontalo, Rusli W. Nusi, memantau citra satelit BMKG dari Command Center Pusdalops PB, Rabu (14/10/2026), guna mengikuti perkembangan kondisi wilayah.
Baca Juga: Dedikasi Guru Pelosok Jadi Perhatian, 38 GTK Gorontalo Raih Apresiasi Transformatif 2026
Pemantauan berbasis citra satelit tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperoleh informasi mengenai sebaran asap.
Data yang terpantau selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan koordinasi dan pertimbangan dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
BPBD menilai perkembangan situasi perlu terus diikuti agar langkah antisipasi dan
penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Karena itu, Rusli mendorong pemantauan secara berkelanjutan melalui pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana.
Di tengah upaya tersebut, masyarakat juga diminta mengambil peran dalam mencegah kebakaran.
BPBD mengimbau warga tidak membakar lahan sembarangan karena tindakan
tersebut berpotensi memicu kebakaran yang dapat mengancam lingkungan dan
keselamatan masyarakat.
Warga yang melihat titik api atau menemukan kejadian kebakaran di sekitar tempat
tinggalnya diminta segera menyampaikan laporan kepada petugas.
Informasi dari masyarakat menjadi salah satu hal penting untuk membantu penanganan di lapangan.
Baca Juga: Dedikasi Guru Pelosok Jadi Perhatian, 38 GTK Gorontalo Raih Apresiasi Transformatif 2026
Melalui pemantauan satelit BMKG dan penguatan koordinasi di Command Center
Pusdalops PB, BPBD Provinsi Gorontalo berupaya menjaga kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana.
Sinergi antara petugas dan masyarakat diharapkan dapat mendukung pencegahan kebakaran serta meminimalkan risiko yang mungkin timbul akibat perkembangan sebaran asap.(Ris).
Editor : Azis Manansang