Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Warning Penjagub Pimpinan OPD Tidak Capai Target Kinerja Bersiap dipotong TPP

Azis Manansang • Selasa, 20 Juni 2023 | 08:28 WIB

 

Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya didampingi Kepala Badan Keuangan dan Inspektur Provinsi Gorontalo saat memimpin penandatangan Komitmen Pimpinan OPD. (Foto – Nova)
Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya didampingi Kepala Badan Keuangan dan Inspektur Provinsi Gorontalo saat memimpin penandatangan Komitmen Pimpinan OPD. (Foto – Nova)

GORONTALO - Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya memberikan perhatian serius terhadap persoalan akselerasi kinerja aparatur.

Sehingga itu Penjagub Ismail berencana memotong Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi pimpinan OPD yang tidak mencapai target kinerja bulanan.

Staf Ahli Menaker Bidang Sosial, Politik dan Kebijakan Publik itu meminta agar Peraturan Gubernur (Pergub) tentang penilaian TPP diperbaharui.

Baca Juga: Penjagub Ismail Pakaya Minta Kesbangpol Maksimalkan Fungsi Pengawasan Politik Hingga Soal Tambang

Target kinerja bulanan menjadi beban pimpinan OPD yang jika tidak tercapai akan dipotong tiga persen dari total TPP.

“Selama ini penilaiannya berjenjang kan? Kalo begitu ubah ulang Pergub. Kalau Pergub, hari ini boleh saya ubah.

(Pemotongan TPP) untuk staf belum berlaku, eselon II dulu lah,” tegas Ismail.

Saat memimpin penandatangan Komitmen Pimpinan OPD terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Barang Milik Daerah di Aula Kantor Inspektorat, Senin (19/06/23).

Baca Juga: Karnaval Budaya Gorontalo Bertemakan Kelapa Ramaikan di FPDL 2023

Keseriusannya memberikan sanksi bagi pimpinan OPD berkinerja buruk tidak main-main.

Ia bahkan menugaskan staf khusus untuk menyusun ulang Pergub tentang TPP agar tidak ada intervensi dan kepentingan pimpinan OPD manapun.

Pada Rakor Kemendagri bersama Penjabat Kepala Daerah seminggu lalu, mereka diminta membentuk tim yang solid dan loyal.

Loyalitas tidak diukur berdasarkan pribadi tetapi tugas dan tanggungjawab yang diemban.

Baca Juga: 41 Orang Ditangkap Satreskrim Polresta Gorontalo Kota Saat Penggrebekan Sabung Ayam

“Loyal bukan kepada Ismail Pakaya, tidak ada. Saya minta loyal terhadap tugas dan tanggungjawab bapak ibu sekalian.

Bagi yang tidak bersedia ikut ritme kerja saya, angkat tangan saja dan memilih fungsional saja,” tegasnya.

Selama lebih dari sebulan menjabat, Penjagub Ismail menyebut sudah cukup untuk menilai kinerja bawahannya.

Ia sudah memiliki gambaran siapa “birokrasi stunting”, istilahnya bagi pejabat dengan performa buruk.(zis/Kmfo).

 

Editor : Azis Manansang
#PEMPROV GORONTALO