Gorontalopost.id, GORONTALO – Polda Gorontalo kembali melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Kali ini seorang Polwan karena melanggar Kode Etik Polri. Personel, tersebut yakni Sri Dewi H. Payu yang bertugas di Biro Ops Polda Gorontalo.
Baca Juga: Kejati Gorontalo Tahan Eks Direktur PDAM Tirta Bulango Dugaan Korupsi 24 Miliar
Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Desmont Harjendro A.P, SIK, MT, membenarkan terkait adanya PTDH terhadap personel tersebut.
“Iya benar, berdasarkan Keputusan Kapolda Gorontalo Nomor : KEP / 368 /VIII/2023 Tanggal : 31 Agustus 2023 anggota tersebut telah di putuskan PTDH,” ucapnya.
Baca Juga: Dies Natalis ke-60, Wujudkan Universitas Negeri Gorontalo Tangguh
Mantan Kapolres Gorontalo Kota tersebut menambahkan, tindakan PTDH ini dilakukan karena terbukti secara sah melanggar Kode Etik Profesi Polri berdasarkan sidang Kode Etik Polri.
“Pemberhentian Tidak Dengan Hormat dilakukan berdasarkan Pasal 12 ayat (1) huruf A dan Pasal 13 Ayat (1) PP.RI Nomor 1 Tahun 2003.
Tentang pemberhentian anggota Polri, Juncto Pasal 11 Ayat (1) Huruf C, peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri,” ungkapnya.
Baca Juga: Juara Pool di Popnas, Sepak Takraw Gorontalo Maju ke Perempat Final
Dirinya juga berharap dengan dikeluarkannya keputusan Kapolda Gorontalo tentang PTDH tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi personel lainnya.
Agar tidak melanggar Kode Etik Polri, dan melaksanakan tugas dengan disiplin serta penuh tanggung jawab.
Baca Juga: Juara Pool di Popnas, Sepak Takraw Gorontalo Maju ke Perempat Final
“Semoga dengan dilakukannya PTDH ini dapat memberi efek jera kepada personel lainnya agar tidak melanggar Kode Etik Polri,” pungkasnya.(Yola/hms-pol).
Editor : Azis Manansang