Gorontalopost.Id, LIMBOTO – Kabar gembira bagi masyarakat gorontalo. Meski Event bertaraf Internasional World Coconut Day (WCD) belum dimulai, sudah ada investor dari India yang tertarik mengembangkan usaha pengembangan produk kelapa di Gorontalo.
Investor tersebut bernama Radha Krishna Dasar dan Bhanu Krishna Pinnamaneni bersama Ceo & Founder Mrs Ceryna Kim Sang dari PT KSM Global Indonesia sudah tiba di Gorontalo dan diterima langsung Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, di rumah jabatan Bupati Gorontalo.
Baca Juga: Hamim Sebut Kepemimpinan Bisa Berganti, Daerah Harus Terus Maju
Nelson mengatakan, ada dua hal yang bakal mereka lakukan. Pertama, mereka akan membuka perkebunan kelapa baru dengan rencana seluas minimal 4000 hektar . Kedua, mereka akan membuat pabrik industri kelapa yang kurang lebih investasinya sekitar Rp 400 Miliar.
“Ini akan kita bicarakan secara detail saat World Coconut Day diikuti dengan penandatangan kerjasama antara pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo dengan perusahaan dari India ini,” terang Bupati Nelson saat ditemui usai menerima Investor dari India tersebut.
Baca Juga: Diskominfo Bone Bolango Latih Kreatifitas Siswa Buat Filter Instagram
Lebih lanjut kata Nelson, dengan kehadiran Investor dari India ini dampak WCD mulai dirasakan, karena ternyata dengan mempopulerkan hari kelapa se dunia di Kabupaten Gorontalo para Investor mulai berdatangan.
Sementara itu, Ceo dan Founder PT KSM Global Indonesia, Mrs. Ceryna Kim Sang, yang dari awal mengawal project investasi ini turut hadir bersama investor dari India dan diterima. Juga disambut baik oleh Bupati Nelson Pomalingo di Kabupaten Gorontalo.
Baca Juga: Kemenparekraf -Pemprov Duduk Satu Meja Bahas Potensi dan Peluang Investasi Pariwisata Gorontalo
“Kami kebetulan ditunjuk sebagai representatif oleh Om Sree Bhavana Sai Associates LLP dari India, untuk membuka lahan baru perkelapaan dan berencana membangunan pabrik kelapa, yang dalam kebutuhannya membutuhkan supplay minimum 600.000 ribu butir kelapa sampai 1.000.000 butir perhari .
Sehingga ini sangat membuka peluang bagi petanip-petani diseluruh wilayah Sulawesi khususnya di Gorontalo untuk bisa ikut andil dalam menyuplai kepada kami nanti dan tentunya ini akan otomatis membantu perekonomian masyarakat disini,” jelasnya.(Yola/Kmfo)
Editor : Azis Manansang