Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Menteri PPN/Kepala Bappenas Resmikan Pasar Modern Pertama di Gorontalo Didampingi Wakil Ketua MPR

Azis Manansang • Senin, 25 September 2023 | 00:06 WIB

 

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa didampingi Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad, Penjagub Ismail  Pakaya, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat pengguntingan pita peresmian (haris)
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa didampingi Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad, Penjagub Ismail Pakaya, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat pengguntingan pita peresmian (haris)


Gorontalopost.Id,    LIMBOTO - Pasar modern pertama di Gorontalo yang berlokasi di Limboto Kabupaten Gorontalo.

Diresmikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa didampingi Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad, Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo,Sabtu (23/09/2023).

Baca Juga: Pasca Kerusuhan di Pohuwato, Mendagri Kirim 3 Staf Ahli ke Gorontalo

Pasar dengan model semi mall yang terletak di Jalan Baso Bobihoe, Limboto, Kabupaten Gorontalo itu, dibangun oleh Pemkab Gorontalo melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 56.638.598.264.90 Miliar.

“Alhamdulillah kita sudah punya (pasar modern) ini, saya turut bahagia. Kebetulan saya dari Kabinet Menteri yang ikut memastikan adanya program PEN. Karena kita saat itu sedang menghadapi Pandemi Covid-19, alokasinyapun beragam.

Karena di luar itu kita juga memberikan bantuan untuk pemulihan di sektor kesehatan, sektor sosial, intensif usaha dalam bentuk pajak yang ditanggung oleh pemerintah dan lain sebagainya,”ujar Suharso saat peresmian.

Baca Juga: Luas Kebun Kelapa Indonesia Turun, ICC Dorong Kopek Miliki Kebun Sumber Benih

Suharso mengungkapkan, anggaran PEN yang telah dikucurkan oleh pemerintah pusat terhitung sampai dengan tahun 2021 sudah sekitar Rp 37.2 Triliun.

Anggaran tersebut terbagi untuk 92 daerah di Indonesia, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Untuk Provinsi Gorontalo yang berhasil mendapatkan PEN yaitu Pemprov, Pemda Gorontalo Utara, juga Kabupaten Gorontalo.

“Artinya kita mencoba membiayai pembangunan melalui instrumen non pajak. Karenanya penggunaan Dana PEN ini harus tepat.

Sesuai dengan tingkat urgensinya, sesuai dengan keekonomian, tepat dengan perhitungan, finansial dan juga didasarkan pada kepastian fiskal daerah,” ujarnya.

Baca Juga: Projo Gorontalo Aklamasi Jagokan Prabowo -Gibran Capres dan Cawapres Pemilu 2024

Oleh sebab itu, putra daerah asli Gorontalo ini berharap pembangunan pasar modern Limboto yang dibiayai melalui anggaran PEN ini dapat dijaga dengan sebaik-baiknya. Masyarakat diminta untuk memiliki sikap memelihara dan menjaga aset daerah dengan baik.

“Saya berharap baik pengunjung maupun yg berniaga di sini, mari kita jaga aset daerah yang luar biasa ini. Karena ini dibiayai dengan jerih payah dari pemerintah pusat dan ada understanding dengan pemerintah daerah.

Baca Juga: 200 Personel Brimob Polda Sulut BKO Polda Gorontalo Amankan Pohuwato

Ketika di review bisa dibuktikan, dan bisa dipenuhi, maka meluncurlah anggaran PEN untuk pembangunan pasar modern ini,” tutupnya.

Tercatat sekitar 200 pedagang sudah terdaftar oleh Disperindag untuk menempati pasar modern ini. 40 orang diantaranya merupakan pedagang eks Pasar Shopping Centre..(Mg-02/Kmfo)

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #LIMBOTO #Menteri PPN Suharso Monoarfa #pasar modern #wakil ketua mpr fadel muhammad