GORONTALO - Mencuatnya pemberitaan mantan Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Istri "diusir' alias dikeluarkan dari ruangan VIP.
Saat acara prosesi modelo putra dari Rachmat Gobel (RG), Arif Rachmat Gobel dengan Yasmine Naomi yang berlangsung di Graha Azizah Rachmat Gobel,Minggu (19/11/23).
Baca Juga: Lima Pelajar Sedang Menghirup Lem Fox, Diringkus Polsek Kota Barat
Langsung mengudang reaksi dari sejumlah petinggi dan simpatisan Partai Nasdem Provinsi Gorontalo. dikeluarkan dari ruangan VIP.
Dikutif dari perbincangan di salah satu group Whatshap para petinggi dan simpatisan Partai Nasdem meluruskan atas pemberitaan sejummlah media.
"Bahasa wartawan , bahaya menyebarkan fitnah.....hati2 bikin berita. Menurut info dr panitia Lain cm Maraju karna tdk ada nama di VVIP cm di VIP Kalimat diusir hrs
diperbaiki jgn salah2 mengisi berita loh, "ujar Joice dalam percakapan di WhatShap.
Baca Juga: APBD 2024 Pemprov Gorontalo Naik Rp 96 Miliar, Disetujui DPRD Provinsi jadi Perda
Selanjutnya Niko Ilahude mengungkapkan, hal yang dilematis terjadi pada setiap hajatan. "Memang dalam acara resepsi seperti ini, kadang serba salah, Panitia mengarahkan tempat seseorang sering orang itu tersinggung.
Juga kalau tidak diarahkan juga panitia juga salah,ya harap maklum ,bagi saya cukup diambil pelajaran dan pengalaman,dan alangkah baiknya bertanya, bolomaapu,"ungkapnya.
Baca Juga: Kebakaran SMA Negeri 4, Lima Ruang Hangus Dilahap Api
Sementara Yasin Mohamad simpatisan Partai Nasdem, mengaku berada di lokasi pesta, dan sempat menanyakan kepada Sekretaris DPW Nasdem Ridwan Manoarfa.
"'Tadi dipesta saya ktmu dgn pak Ridwan, beliau tdk usir hanya mengarahkan tempat duduk pak ismet mile di VIP ( tempat mantan pejabat dan pejabat ) bukan di VVIP ( forkopimda dan Bupati walikota),"ungkapnya.
Lanjut kata Jasin, sebenarnya kejadian yang terjadi merupakan hal yang lumrah, hanya saja Ia sedikit menyalahkan tidak melihat tulisan yang sudah disiapkan panitia.
"Kalau saya lihat pak ismet orangnya tenang sekali. Ibu yayu yang sdh merasa tersinggung. Padahal biasa saja. Karena di setiap kursi VVIP dan VIP sudah tertulis nama masing masing pejabat yang diundang. Harusnya baca dulu tulisan dikursi sebelum duduk," ucapnya.
Baca Juga: Polda dan Kejati Bidik Dugaan Korupsi Dana PEN Kota Gorontalo
Sementara itu, Ridwan Monoarfa mengaku sama sekali tak pernah mengusir Ismet Mile dan istrinya, Yayu Alamri.
Menurutnya, yang terjadi saat itu, Ismet Mile dan Yayu Alamri diarahkan ke ruangan yang seharusnya menjadi tempat undangan Very Import Person (VIP).
Ridwan menerangkan jika Ia bertugas untuk mengatur para tamu tempat dudukan para tamu undangan, jadi Ia hanya
mengarahkan saja, tidak mengusir.
“Mereka masuk ke ruangan VVIP, sementara undangannya VIP. Saya bilang, Pak Ismet tempatnya di sebelah, ini tempat VVIP.
Jadi, perlu saya tegaskan, saya tidak mengusir. Saya hanya mengarahkan mereka ke ruangan VIP, tempatnya hanya di sebelah ruangan VVIP,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Baca Juga: #KadinTALK 'Beda' Destinasi Wisata Bobohu, Konsep Pentahilix Sebagai Solusi
Kemduian Ridwan menegaskan, pada acara prosesi modelo tersebut. Ia dan panitia lainnya telah mengatur dan menentukan tempat duduk setiap tamu undangan, termasuk tempat duduk buat Ismet Mile dan Isterinya.
“Kursinya itu sudah ditempel nama-nama yang di undang, seperti kapolda, bupati, wali kota. Jadi, saya tidak mengusir.
Beliau di VIP, bersama para rektor-rektor dan mantan
pejabat. Saya tegaskan lagi, saya tidak mengusir. Masa’ orang diundang, diusir,” bebernya.
Baca Juga: UMP Gorontalo Tahun 2024 Naik 1.19 Persen Yakni Rp3.025.100
Sementara itu Yayu Alamri Istri Ismet Mile saat dihubungi mengaku kecewa, karena dirinya bersama sang suami dikeluarkan dari ruangan VIP oleh salah satu orang terdekat Rachmat Gobel, yakni Ridwan Monoarfa.
“Ridwan Monoarfa. Di usir kami, pak. Kami di undang, pak. Undangan VIP. Kalau tidak di undang, buat apa kami datang ke situ,” ungkap Yayu Alamri.
Dijelaskan Isteri mantan Bupati Bone Bolango itu,ikwal kejadiannya pada saat Ismet Mile bersama dirinya hendak memasuki ruangan Tamu Very Important Person (VIP) untuk
menyantap makanan.
Tiba-tiba saja Ridwan Monoarfa menghampiri keduanya, sembari mengatakan jika tempat duduk Ismet Mile bukan di VIP tetapi diluar.
Baca Juga: Empat Hari Hilang Nelayan Pohuwato Ditemukan Tewas, Jasad Tak Utuh
“Terus dia bilang, disini bukan tempat duduk pak Ismet Mile. Tempat duduk pak Ismet Mile di luar. Kami pun langsung pulang. Kami disusul oleh EO (Event organizer) ke parkiran,
diminta undangan kami,” ungkapnya.
Dengan kejadian tersebut, Yayu dan Ismet Mile merasa terhina dan tidak dihargai. Ia sangat kecewa atas perlakuan tidak menyenangkan tersebut.
Menurunya perlakuan ini, harusnya tidak terjadi. Sebab, Ismet Mile merupakan salah satu mantan bupati yang telah bekerja untuk rakyat Gorontalo.
Bahkan, kata Yayu, Ismet Mile merupakan ketua tim pemenangan Rachmat Gobel.(Mg-03/*).
Editor : Azis Manansang