Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Dua Penambang Kabilasa Gorontalo Tewas Tertimpa Pohon di Tambang Ilegal Taluditi

Azis Manansang • Sabtu, 25 November 2023 | 20:57 WIB

 

Penambang yang bekerja sebagai kabilasa atau pengumpul  material tanah di lokasi tambang emas.(F:istimewa)
Penambang yang bekerja sebagai kabilasa atau pengumpul material tanah di lokasi tambang emas.(F:istimewa)

 

Gorontalopost.Id,  TALUDITI – Dua penambang yang bekerja sebagai kabilasa atau pengumpul material tanah di lokasi tambang emas tewas.

Setelah kepala remuk tertimpa pohon di lokasi tambang ilegal Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato, kemarin (23/11/23).

Kedua korban bernama Kasman Due dan Yonson Hasan, warga Desa Kalimas, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo tak tertolong karena kepalanya remuk.

Baca Juga: Team Rajawali Polresta Amankan Perempuan Diduga Mucikari di Depan Hotel

Dihimpun dari sejumlah sumber, peristiwa nahas yang menimpa kedua korban itu bermula saat mereka sedang mengambil material tanah di lokasi PETI.

Tak diduga, sekitar pukul 21.00 Wita, tiba-tiba pohon yang berada tak jauh dari tempat Kasman dan Yonson tumbang.

Keduanya yang tak sempat menghindar akhirnya tertimpa pohon berukuran besar hingga mengenai bagian kepala.

Warga sekitar yang berdekatan dengan korban pun segera membantu korban. Namun batang pohon yang mengenai tepat dibagian kepala membuat keduanya tak bisa diselamatkan.

Baca Juga: Sepekan Hilang, Warga Gorontalo Ditemukan di Jurang Bukit Layang Hulonthalangi

Ironisnya informasi tewasnya kedua korban pun baru diketahui keluarga beberapa jam kemudian. Mengingat jarak serta ketersediaan jaringan telekomunikasi yang terbatas.

Selanjutnya, kondisi medan menuju lokasi tambang yang ekstrim membuat evakuasi jasad keduanya baru berhasil dilakukan setelah beberapa jam dengan menggunakan ojek -sepeda motor yang dimodifikasi.

Nanti pada Jumat (24/11/2023), sekitar pukul 09.22 Wita, jasad keduanya berhasil tiba di area pemukiman warga setempat.

Baca Juga: Pedagang Pasar Sentral Curhat Soal Pungli ke Kapolresta

Kejadian ini dibenarkan Kepala Desa Kalimas, Riston Hamim, dimana menurutnya pihaknya baru menerima informasi insiden nahas tersebut pada pukul 23.00 Wita.

“Korban benar warga saya. Itu kejadiannya diperkirakan jam 9 karena kami menerima informasi itu nanti pukul 11 tadi malam.

Tadi pagi baru bisa dievakuasi karena lokasinya itu jauh pak, bisa sampai 5 jam perjalanan kalau pakai ojek, itupun kalau kondisi jalan bagus, kalau licin bisa sampai satu hari,”ungkapnya.

Saat melihat kondisi korban, Riston menyampaikan, besar kemungkinan korban tertimpa pohon tepat di bagian kepala mengingat wajah salah satu korban remuk dengan luka
dibagian belakang kepala.

Baca Juga: Pesta Miras Polisi Amankan 3 Wanita 8 Pria di Perumahan Hutuo

“Korban luka di kepala, yang santunya remuk kepalanya. Sempat akan dilakukan autopsi cuman keluarga menolak dan langsung membawa korban ke rumah duka,”terangnya

Ditambahkan Riston, kedua warganya tersebut merupakan Kabilasa atau pengumpul material tanah di lokasi tambang yang berada di Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi.

“Mereka ba kabilasa, saya tidak tahu jelas lokasi disana pakai alat berat atau tidak tapi saya tahu mereka ini kabilasa bagitu,”tandasnya.(Rahman/RD).

Editor : Azis Manansang
#tertimpa pohon #Gorontalo #POHUWATO #Taluditi #penambang tewas