Gorontalopost.id, GORONTALO – Dibanding Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2023 sebesar Rp 1.9 Triliun. Maka alokasi APBN Provinsi Gorontalo Tahun 2024 alami kenaikan yakni Rp 12.83 Triliun.
"Salah satu faktor pendorong peningkatan alokasi APBN Provinsi Gorontalo yakni pembiayaan Bendungan Bulango Ulu.
Baca Juga: SMKN 2 Kota Gorontalo Gelar Job Fair Diikuti 24 Perusahaan Tragetkan 192 Pencari Kerja
Bendungan yang dibangun di mekanisme tahun jamak itu diharapkan bisa tuntas tahun 2024,"ungkap Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo Adnan Wimbyarto.
Saat Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satuan Kerja K/L dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2024, di Ballroom Hotel Aston, Kamis (14/12/2023).
Baca Juga: Warga Gorontalo Diimbau Pakai Masker Lagi Akibat Lonjakan Covid
Selanjutnya Adnan Wimbyarto mengaku optimis, jelang akhir tahun anggaran 2023 serapan anggaran pemerintah provinsi bisa mencapai target nasional sebesar 95 persen.
Saat ini terpantau di angka 92 persen.
“Kami sampaikan agar pelaksanaan anggaran segera dilakukan seperti perintah pak presiden kemarin.
Ada beberapa yang ia sampaikan diantaranya proses pengadaan barang dan jasa, penandatanganan kontrak dan akselerasi,” ungkap Adnan.
Baca Juga: Pengetasan Kemiskinan Tanggung Jawab Bersama Pemprov dan Kabupaten Kota
Adapun kebijakan APBN 2024 dibagi atas dua yakni Belanja Pemerintah Pusat yang meliputi kualitas SDM, penuntasan infrastruktur prioritas, percepatan transformasi ekonomi hijau, reformasi birokrasi dan aparatur negara, serta pelaksanaan pemilu dan pilkada.
Kemudian Transfer Daerah yang meliputi penggajian PPPK khususnya guru dan tenaga kesehatan, pelayanan publik, operasional sekolah, PAUD dan pendidikan kesetaraan serta
kemiskinan ekstrim dan stunting.
Baca Juga: Heboh Foto di Media Sosial, Akibat Harga Cabai Rawit Melonjak Kini Dijual per Biji
Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satuan Kerja K/L dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2024 diserahkan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo Adnan Wimbyarto kepada Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya.
Berbeda dari tahun sebelumnya, proses pengesahan DIPA 2024 dilakukan melalui proses digitalisasi sejak perencanaan penganggaran hingga penandatanganan secara elektronik.
(Mg-02/Kmfo).
Editor : Azis Manansang