Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Waduh Ternyata Inflasi Gorontalo Sempat Berada Urutan ke-2 Nasional

Azis Manansang • Sabtu, 16 Maret 2024 | 04:01 WIB

 

Ketua TKPSDA  wilayah Sungai Randangan Budiyanto Sidiki saat membuka sidang TKPSDA WS Randangan. (F:GPJP)
Ketua TKPSDA wilayah Sungai Randangan Budiyanto Sidiki saat membuka sidang TKPSDA WS Randangan. (F:GPJP)

Goronntalopost, GORONTALO - Ternyata inflasi Gorontalo sempat tercatat sebagai provinsi urutan ketiga dan kedua secara nasional.

Kondisi ini disampaikan Ketua Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) wilayah Sungai Randangan Budiyanto Sidiki, S.Sos,Msi.

Ketika membuka sidang TKPSDA WS Randangan, yang berlangsung di Hotel Aston Gorontalo, belum lama ini.

Mantan PJ Sekda Provinsi Gorontalo ini mengungkapkan jika sebelumnya mengikuti sidang rapat pengendalian evaluasi.

Baca Juga: Penyebab Kebakaran Masih Misterius, Polisi Dalami Kebakaran RS Dunda

"Sesuai hasil evaluasi bulan lalu Gorontalo berada di urutan ketiga. Namun evaluasi bulan ini sudah berada di urutan kedua,"ungkapnya.

Budiyanto mengungkapkan jika hasil tersebut merupakan hasil kompetisi kejuaran hasilnya akan sangat mengebirakan.

"Tapi ini juara dalam hasil infalasi, tentu sangat tidak mengembirakan,"ungkapnya.

Maka berkaitan dengan sidang TKPSDA WS Randangan, Budiyanto menghimbau semua pihak yang terlibat.

Baca Juga: Nekat Curi Motor Fino di Halaman Rumah Remaja di Gorontalo Diamankan Team Rajawali

Agar melaksanakan sidang dengan sungguh-sungguh sehingga menghasilkan output yang baik.

Apalagi diakuinya WS Randangan yang berada dibawah kewenangan pemerintah Pusat karena melintas dua provinsi memiliki potensi strategis terutama bagi Gorontalo.

"Bapak-Ibu skalian pohuwato khusus WS Randangan daerah kantong poduksi pertanian di Gorontalo, produksi jagung dan sebagainya.

Sehingga itu pengolaan sumber daya air sangat penting guna menjaga produksi dan produktifitas,"ungkapnya.

Baca Juga: Dibuka Tahapan Seleksi Calon Anggota KPU Kota Gorontalo

Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Provinsi Gorontalo ini mengungkapkan penyebab inflasi itu salah satunya karena komiditi pangan yakni beras.

"Makanya penting membahas WS Randangan karena berkaitan irigasi dan pencetakan sawah yang belum optimal dengan baik,"ungkapnya.

"Dan patut dicatat Gorontalo 38 persen PDRB dikontribusikan melalui sektor pertanian,"tambahnya.

Selanjutnya kata Budiyanto, menyikapi hal ini maka dalam Rakortekrenbang Nasional 2024 di Surabaya setiap daerah diberikan 20 usulan.

Baca Juga: Bupati Nelson Pastikan Semua Pasien Selamat Paska Kebakaran di RS. Dunda Limboto

"Dan untuk Gorontalo kami berikan 5 usulan masukan dari BWS Sulawesi II Gorontalo,"ungkapnya.

Sehingga itu Ia berharap melalui sidang TKPSDA WS Randangan yang berlangsung selama dua hari.

Dapat menghasilkan rekomendasi yang berkualitas untuk menjadi masukan bagi Pemerintah pusat.

Melalui Kementrian PUPR dan Provinsi serta Kabupaten Kota yang ada di Gorontalo.

"Rekomendasi berkualitas bukan hanya ke Kementrian PUPR tapi juga sektor lainnya dalam pengelolaan SDA Gorontalo,"tandasnya.(Mg-02)

Editor : Azis Manansang
#Provinsi Gorontalo #KOMODITI BERAS #inflasi tertinggi #nasional #PEMPROV GORONTALO