Gorontalopost, TOLINGGULA - Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan sebesar Rp 250 juta kepada korban banjir Tolinggula Gorontalo Utara (Gorut).
Bantuan tersebut diserahkan langsung Direktur Mitigasi Bencana BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan.
Yang diterima kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara Suleman Lakoro di kantor BPBD setempat, kemarin.
Baca Juga: Kemenbudpar Berikan Dukungan Tumbilotohe Jadi Agenda Pariwisata Dunia, Satu-satunya ada di Gorontalo
Sumber di lingkungan Pemkab Gorut mengungkapkan, bantuan yang diserahkan berupa dana siap pakai sejumlah Rp 250 juta serta beberapa alat yang bisa digunakan saat terjadi bencana
yakni mesin penghisap air, perahu karet dan bantuan lainnya.
Sekda Suleman Lakoro didampingi Kepala BPBD Gorontalo Utara Sumitro Datunsolang.
Menyampaikan terima kasih kepada pihak BNPB yang telah memberikan perhatian dan bantuan terhadap bencana yang terjadi di daerah tersebut.
Baca Juga: Dugaan Ijazah Palsu Hingga Tes Narkoba Kasus Oknum Caleg DPRD Bonebol Berlanjut ke Rana Hukum
"Alhamdulillah saya telah menerima bantuan dari BNPB yang diserahkan langsung oleh Direktur Mitigasi Bencana.
Berupa dana siap pakai dan juga beberapa alat yang akan menjadi aset daerah untuk dimanfaatkan saat terjadi bencana,” ungkap Sekda.
Pihaknya berterima kasih kepada pihak BNPB yang telah memberi perhatian serius terhadap bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tolinggula yang ada di bagian barat kabupaten tersebut.
"Pemulihan pasca-banjir akan dilakukan secepatnya. Kami segera menyalurkan bantuan, terutama mesin penghisap air yang sangat diperlukan warga terdampak banjir untuk membersihkan rumah dari lumpur tebal," tandasnya.
Baca Juga: Festival Green Tumbilotohe Wujud Nyata Pemprov Gorontalo Pertahankan Kearifan Lokal Ramah Lingkungan
Adapun diberitakan sebelumnya banjir menerjang permukiman warga di enam desa di Kecamatan Tolinggula.
Yaitu Desa Limbato, Ilotunggula, Tolinggula Ulu, Tolite Jaya, Tolinggula Tengah, dan Molangga.
Ratusan rumah mengalami kerusakan sedang hingga berat. Satu unit rumah di Desa Tolite Jaya hanyut terseret banjir, satu orang dewasa hanyut.
Namun berhasil diselamatkan, dan ketinggian banjir pada Minggu (7/4) pukul 20.00 WITA tersebut mencapai dada orang dewasa hingga atap rumah.
Ribuan warga terdampak harus mengungsi ke tempat aman mengingat banjir berarus deras itu, baru surut pada Senin (08/04/24) dini hari.(Inong/Kmfo).
Editor : Azis Manansang