Gorontalopost, GORONTALO - Setelah ditutup dan sempat diperpanjang karena dampak abu vulkanik dari Gunung Ruang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.
Akhirnya Bandara Djalaludin Gorontalo yang ditutup selama dua hari, kembali beroperasi sejak pukul 05.00 WITA pagi.
Baca Juga: Kepala Perwakilan BKKBN Gorontalo Berpulang
"Alhamdulillah Pesawat Pertama Batik Air Tiba di Bandara Djalaludin Gorontalo.
Setelah Abu Vulkanik di Runway dan Apron Bandara dibersihkan oleh Team Gabungan.'
Hingga Pukul 02.16 Dini Hari (Pagi Tadi)," ungkap petugas Bandara dalam statusnya di media sosial.
Baca Juga: Ditutupi Abu Vulkanik, Tim Gabungan Bersihkan Landasan Pacu Bandara Djalaluddin Gorontalo
Kapolsek Bandara Djalaluddin Gorontalo, Iptu Ismet Ishak, menyatakan bahwa aktivitas penerbangan telah kembali normal.
"Pesawat pertama yang mendarat pagi ini di Bandara Djalaluddin Gorontalo adalah Batik Air.
Rencananya, Lion Air dan Garuda Indonesia akan menyusul dalam waktu dekat," ungkapnya.
Baca Juga: Penutupan Bandara Djalaluddin Diperpanjang Hingga 2 Mei 2024
Meskipun bandara telah dibuka kembali, semua pihak dihimbau untuk tetap memperhatikan situasi.
Dan mengikuti petunjuk keamanan yang diberikan oleh otoritas terkait.
"Hal ini dilakukan guna memastikan kelancaran operasional dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas penerbangan,"tandas Kapolsek. (zis).
Editor : Azis Manansang