Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Mayat Ditemukan Pemancing di Kecamatan Dungingi Gorontalo, Sudah Sebulan Meninggal

Azis Manansang • Senin, 27 Mei 2024 | 23:46 WIB

 

Polresta Gorontalo Kota Olah TKP penemuan mayat di Dungingi (F:Hms-pol)
Polresta Gorontalo Kota Olah TKP penemuan mayat di Dungingi (F:Hms-pol)

Gorontalopost,  GORONTALO - Penemuan mayat di Kelurahan Tomulobutao Selatan Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo oleh pemancing, ternyata sudah sebulan meninggal.

Kesimpulan ini terungkap saat aparat Kepolisian Resor Kota Gorontalo Kota bersama Polsek Dungingi.

Lakukan olah tempat kejadian perkara yang dipimpin oleh Kanit Tipidter Ipda Amar Ammar Edwin Saputra, S.Tr.K.

Baca Juga: Jual Mobil Leasing Warga Kota Gorontalo Mendekam di Rutan Mapolresta

Kapolresta Gorontalo Kota Kombespol Dr. Ade Permana, SIK.,MH melalui kasat reskrim Kompol Leonardo Widharta,SIK.

Menjelaskan bahwa dari hasil Olah TKP diindetifikasi korban adalah RPA (25) warga kelurahan Tomulobutao Selatan Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo.

Kompol Leonardo menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi bahwa terungkapnya penemuan mayat tersebut.

Saat saksi hendak memancing di sumur sebuah rumah kosong yang berada tidak jauh dari rumah korban.

Baca Juga: Alihan Objek Jaminan Fidusia, Warga Limboto Gorontalo Meringkuk di Rutan Mapolresta

Saksi melihat sendal yang sering dipakai oleh RPA yang terletak di samping sumur tersebut lalu Saksi mengambil sendal tersebut kemudian memperlihatkan kepada adik korban.

Lebih lanjut Kompol Leonardo mengatakan adik RPA menyuruh saksi untuk memeriksa kembali ke rumah kosong tersebut, dan pada pukul 16.30 saksi kembali ke rumah kosong tersebut dan memeriksa di lorong kecil.

Kemudian melihat tengkorak dalam keadaan tergantung dengan tali, lalu saksi memperhatikan jaket yang dipakai tersebut.

Merupakan jaket sering dipakai oleh korban, sehingga saksi yakin bahwa tengkorak tersebut adalah jasad dari RPA.

Baca Juga: Menggema di Talk Show IWAPI dan KADIN, Perempuan Gorontalo Harus Bangkit

“Jadi saat ditemukan RPA dalam keadaan leher tergantung terikat tali dan bagian tubuh lain.

Seperti kaki sudah tidak utuh dan diperkirakan korban telah meninggal sekitar satu bulan,” jelas Kompol Leonardo

Dari hasil interogasi pada keluarga korban RPA mereka mengatakan jika RPA sudah meninggalkan rumah sejak bulan April 2024.

Penyebab kematian masih belum diketahui karena pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan autopsi maupun visum,” Tutup Kompol Leonardo.
(zis).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #penemuan mayat #DUNGINGI #sebulan meninggalnya vanessa-bibi