Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Rebut B1KWK Pertarungan Idah -Tonny Makin Sengit di DPP Golkar

Azis Manansang • Rabu, 31 Juli 2024 | 14:42 WIB

 

calon Wagub yang membayangi Idah Sayidah (F:istimewa)
calon Wagub yang membayangi Idah Sayidah (F:istimewa)

Gorontalopost, GORONTALO - Meski Idah Sayidah telah mengantongi surat perintah penugasan dari DPP Golkar. Namun hingga kini belum ada satu pasangan calon (Paslon) yang mengantongi B1KWK dari Partai Golkar.

Sehingga itu sejumlah sumber mengungkapkan jika pertarungan antara Idah Sayidah dan Tonny Uloli makin sengit di DPP Golkar untuk merebut formulir B1KWK.

Patut dicatat saat pengusulan nama calon gubernur ke DPP hanya ada empat yang diusulkan DPD I Partai Golkar yakni Idah Sayidah, Roem Kono, Marten Taha dan Syarif Mbuinga.

Selanjutnya DPP menambahan satu nama Tonny Uloli masuk dalam rekomendasi. Namun belakangan Roem Kono dan Syarif Mbunga menyatakan mundur.

Baca Juga: Pemilihan Gubernur Gorontalo Gorontalo, Tiga Paslon Bakal Bertarung

Maka tinggal tiga calon yang bertahan. Yakni Idah Sayidah, Marten Taha dan Tonny Uloli.

Terbaru Idah Sayidah mendapatkan surat penugasan dari DPP, membuat kubuh ini makin percaya diri.

“Surat instruksi ini hanya diberikan kepada Idah Syahidah,” ujar Ghalib Lahidjun, saat konferensi pers di Kantor DPD I Golkar Gorontalo, baru-baru ini.

Bahkan Ghalib dengan tegas menyatakan adanya surat instruksi DPP Golkar tersebut, kubu Idah Syahidah optimis bisa mendapat rekom Golkar.

Karena surat instruksi itu menjadi sigal kuat selangkah lagi keluarnya rekomendasi DPP Golkar yang nantinya digunakan Idah Syahidah mendaftarkan diri di KPU akhir Agustus 2024.

Baca Juga: Oknum PNS Konten Kreator Gorontalo Diamankan Polisi Aniaya dengan Sajam

Menanggapi perkembangan serta lika liku yang terjadi, kubu Tonny Uloli juga mengaku optimis akan mendapatkan formulir B1KWK Partai Golkar untuk mendaftar di KPU Provinsi Gorontalo.

Ketua Tim Pemenangan Tonny Uloli Irfan Mahmud tak terpengaruh dengan surat penugasan kepada Idah Sayidah. Karena yakin jagoannya akan mendapatkan B1KWK dari Partai Golkar.

“Pantas saja hanya beliau Idah Sayidah yang terima surat instruksi dari DPP Golkar karena memang Idah belum punya pasangan,” ujarnya.

Selanjutnya kata Irfan Mahmud, Tonny Uloli, dalam tahapan itu sudah selesai dilakukan karena sudah memiliki pasangan dan juga partai yang akan dikoalisikan dengan Golkar.

Baca Juga: Pertama di Gorontalo, Mulai 1 Agustus 2024 Korpri Bone Bolango Beri Perlindungan kepada 813 PPPK

Melihat optimisme kedua kubu ini, baik Idah Syahidah maupun Tonny Uloli, tentu pertarungan internal Golkar cukup sengit. Kita tunggu saja siapa akhirnya yang akan mendapat rekomendasi Golkar.

Yang pasti usai perang urat syaraf kedua kubu diharapkan agar siapapun yang nantinya mendapat rekomendasi Golkar, semua kader Golkar wajib menerima dan mengamankannya untuk kemenangan dikontestasi Pilgub Gorontalo nanti.

Sementara itu seiring surat penugasan yang diberikan kepada Idah Sayidah jika akhirnya ditetapkan sebagai calon Gorontalo.

Sejumlah calon wakil Gubernur mulai diwacanakan dan diaspirasikan untuk mendampingi istri mantan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Baca Juga: Aksi Pencurian Knalpot Viral di Medsos Polisi Bergerak Enam Warga Bone Bolango Ditangkap

Selain nama mantan Gubernur Gusnar Ismail, sejumlah tokoh dan pimpinan Parpol ikut dijagokan. Untuk tokoh masyakat ada nama mantan Danrem Gorontalo Letjen Amrin Ibrahim yang bertugas di mabes TNI AD.

Kemudian Abdurrahman Abubakar Bachmid atau Ustad Bachmid yang kini anggota DPD RI, dan Marten Taha dari internal Golkar.

Kemudian dari pimpinan Parpol ada Elnino dari Gerindra, Anas Jusuf dari PAN, Nelson Pomalingo dari PPP serta Hamim Pou mantan Ketua DPW Nasdem. Serta Erwin Ismail dari Demokrat. (Mg-02).

 

Editor : Azis Manansang
#Idah Syahidah #rekomendasi #Pilgub Gorontalo #dpp golkar