Gorontalopost, GORONTALO- Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, MEM, prihatin dengan kondisi 23 tahun sejak menjadi Provinsi Gorontalo tapi ekonominya masih dibawah dibanding daerah lainnya di Indonesia.
Ungkapan ini disampaikannya saat menerima silaturahmi jajaran KADIN Provinsi Gorontalo yang dipimpin Ketua Umum Ir Muhalim Dj. Litty, di rumah Dinas Jabatan Gubernur, Selasa (27/08/2024).
Baca Juga: Dit Polairud Polda Gorontalo Evakuasi Korban Bencana Banjir di Bone Pantai
Sehingga itu dalam pertemuan yang turut dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Gorontalo Danial Ibrahim,SE,MM.
Penjagub meminta peran serta KADIN Gorontalo membantu Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mengatasi kontraksi ekonomi yang terjadi saat ini.
Olehnya penjagub meminta agar jangan hanya pertanian tanaman pangan yg di dorong, harus di pikirkan perkebunan seperti kakao yang di daerah lain berhasil meningkatkan
ekonomi.
Baca Juga: Polda Gorontalo Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Otanaha 2024 Pengamanan Pilkada 2024
Penjagub juga mengatakan siap bergandengan tangan dengan Kadin Provinsi Gorontalo untuk mensupport pertumbuhan ekonomi Gorontalo.
Sementara itu Ketua Umum KADIN Provinsi Gorontalo Muhalim Litty menjelaskan peran Kadin Provinsi Gorontalo yakni turut mendukung dan membantu pemerintah Provinsi
Gorontalo
Muhallim juga menjelaskan bahwa sejak dilantik pada tahun 2021 sillaturahim ini selalu dilakukan dengan gubernur atau penjabat gubernur demi mendukung program dari pemerintah Provinsi Gorontalo.
Dalam kesempatan itu pula Muhallim juga menjelaskan terkait tiga program unggulan Kadin Provinsi Gorontalo.
Baca Juga: Kapolres Bone Bolango Tekankan Aparat Keamanan Harus Netral di Pilkada 2024
"yaitu pemasaran dan peningkatan produktivitas UMKM, pendidikan dan sumber daya manusia termasuk sinergitas dunia industri dengan dunia Pendidikan, dan pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Muhalim Dj. Litty.
Terakhir Ia mengharapkan sejumlah kerjasama yang tertuang dalam MOU dengan Pemprov dapat segera ditindaklanjuti.
"Karena ada beberapa MOU yang sudah disepakati tapi hingga saat ini masih mandek, belum ada tindalanjut dari Pemprov," tandasnya. (Zis).
Editor : Azis Manansang