GORONTALOPOST - Debat terbuka perdana pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo pada Pilkada serentak 2024 berlangsung dengan satu paslon tidak hadir.
Peristiwa ini cukup menarik perhatian publik, mengingat seluruh kandidat seharusnya hadir untuk memaparkan visi dan misinya.
Namun, absennya salah satu paslon memberikan warna berbeda dalam jalannya debat tersebut.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo, Mario S. Nurkamiden, menyampaikan bahwa debat ini telah dirancang sedemikian rupa untuk memberikan kesempatan kepada setiap pasangan calon memaparkan gagasan mereka di hadapan publik.
Namun, hingga debat dimulai, salah satu paslon tidak hadir tanpa keterangan resmi.
"Dari pihak pasangan calon yang tidak hadir sampai saat ini, tidak pernah memberikan keterangan apapun kepada kami, dan ini tidak mengurangi khidmat dari debat terbuka yang kami selenggarakan hari ini," kata Mario.
Sebelumnya, pada gladi bersih yang diadakan sehari sebelum debat, seluruh pasangan calon hadir tanpa terkecuali.
Gladi tersebut diikuti oleh pasangan nomor urut satu (1) Idris Rahim dan Andi Ilham, pasangan nomor urut dua (2) Ramli Anwar Ahmad dan Ana Supriana Abdul Hamid, pasangan nomor urut tiga (3) Adhan Dambea dan Indra Gobel, serta pasangan nomor urut empat (4) Ryan Kono dan Charles Budi Doku.
Namun, saat pelaksanaan debat, paslon nomor urut dua (2) yaitu Ramli Anwar Ahmad dan Ana Supriana Abdul Hamid, absen tanpa penjelasan resmi.
Absennya pasangan Ramli dan Ana tentu menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat, mengingat gladi bersih yang berlangsung sehari sebelumnya menunjukkan kehadiran lengkap dari seluruh paslon.
Ketua KPU Kota Gorontalo menegaskan bahwa ketidakhadiran satu paslon dalam debat tersebut akan menjadi bahan evaluasi lebih lanjut.
"Nantinya kita menyesuaikan dengan petunjuk teknis, apakah ketidakhadiran satu paslon ini mempunyai efek ke depan atau tidak," ujar Mario.
Meski begitu, jalannya debat tetap berlangsung lancar dengan tiga pasangan calon yang hadir, memberikan paparan mengenai program dan kebijakan yang mereka usung untuk memajukan Kota Gorontalo. (antara)
Editor : Tina Mamangkey