Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Pernyataan Pj Gubernur Soal Kualitas Jagung Gorontalo Menuai Sorotan

Azis Manansang • Senin, 4 November 2024 | 21:50 WIB

 

Penjagub Gorontalo saat memberikan sambutan pada  acara pelantikan Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo  (PB-HPMIG) di hotel Orchardz Jayakarta. (F:Ist)
Penjagub Gorontalo saat memberikan sambutan pada acara pelantikan Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (PB-HPMIG) di hotel Orchardz Jayakarta. (F:Ist)

Ggorontalopost, GORONTALO - Pernyataan Pj. Gubernur Rudy Salahudin yang menyebut jagung Gorontalo hanya untuk konsumsi ternak menuai polemik setelah salah seorang warga Abdul Manan Podungge melakukan protes.

Membela Pj Gubernur, Ketua Asosiasi Pedagang dan Produsen Jagung Indonesia (APPJI) Perwakilan Provinsi Gorontalo Jasin Mohamad menilai pernyataan Rudy Salahudin tidak salah.

Baca Juga: Paslon GAS Siap Lanjutkan Program Rusli Habibie

Menurut Jasin, kebanyakan produksi jagung di Provinsi Gorontalo hasilnya untuk industri pakan ternak. Benih jagung yang selama ini disalurkan oleh Kementrian Pertanian dan pemerintah provinsi adalah jenis jagung hibrida.

"Keunggulan benih jagung hibrida kalau diperlakukan full teknologi yaitu memakai benih jagung hibrida super, dipupuk lengkap, tanamannnya dipelihara.

Sehingga bisa berproduksi 7 sd 8 ton perhektar Jadi tidak cocok untuk bahan makanan manusia, karena nutrisi jagung hibrida hanya cocok untuk Hewan ternak," ujar Jasin, lemarin (1/11/2024).

Lebih lanjut kata Jasin, pernyataan Pj. Gubernur tidak menghina siapapun dan tidak perlu meminta maaf. Semua orang harus memahami bahwa tidak semua jagung cocok dikonsumsi manusia.

Baca Juga: Paslon No : 3 Hibah Kampanye di Ponelo Usung Makmur Bareng Happy Bareng

"Kalau untuk bahan makanan manusia jagungnya dari benih jagung pulut, benih jagung manis, benih jagung lokal atau motoro kiki.

Ini jagung cocok untuk nutrisi bahan makanan manusia seperti dibuat sup jagung, dibuat popcron, kue dan stik jagung," sambungnya.

Adapun sebelumnya dikutif dari BeliedNews, Pj Gubernur Gorontalo, Rudy Salahudin diminta harus meminta maaf kepada rakyat Gorontalo.

Pasalnya, dia dinilai telah melukai, menghina dan melecehkan rakyat di daerah ini. Atas pernyataannya pada acara pelantikan Pengurus Besar.

Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (PB-HPMIG) di hotel Orchardz Jayakarta Jakarta Barat, Kamis (31/10/2024).

Baca Juga: Nelson Optimis Menang di Pilgub, Kabgor Pendulang Suara Terbesar

Dalam sambutannya, sang Penjagub sempat menyebut, jagung di Gorontalo masih sangat jauh terbelakang kualitasnya. Ironisnya, Rudy mengatakan bahwa kualitas jagung Gorontalo itu hanya dikonsumsi ternak atau pakan ternak.

Pernyataan Penjagub itu, memantik reaksi keras aktivis dan warga Gorontalo di Jakarta. Salah satunya, Abdul Manan Podungge.

Alumni HPMIG dan Staf Ahli DPD-RI itu menegaskan, tidak layak Penjagub mengucapkan hal-hal seperti itu. Jagung itu merupakan makanan primadona sejak nenek moyang rakyat Gorontalo hingga kini.

“Yang menjadi sorotan utama saya pernyataannya yang menyebut jagung sebagai makanan pokok rakyat Gorontalo hanyalah sebagai pakan ternak.

Pernyataan seperti itu tidak boleh terucap dari seorang kepala daerah dalam hal ini Pj. Gubernur Gorontalo,” tandas Manan dikutif dari media daring,kemarin siang.

Baca Juga: Skuad RG, TU -MT Siap Bebaskan Kemiskinan Demi Hebatkan Gorontalo

Menurut Manan, pernyataan Rudy sebagai pelecehan, penghinaan serta telah melukai hati rakyat Gorontalo. Oleh sebab itu, Manan menegaskan, Rudy segera menarik kembali ucapannya dan wajib meminta maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo.

“Dia (Rudy, Red) telah menghina, melecehkan dan melukai rakyat Gorontalo. Dia harus menarik kembali ucapannya dan wajib meminta maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo,” ucap Manan dengan nada tegas.

Tak tanggung-tanggung, Manan mengultimatum permintaan maaf itu 5 kali 24 jam. Jika ini tidak dilakukannya, menurut Manan, sebaiknya Ruddy mundur sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo.

“Ruddy Salahudin harus mundur dan balik ke Jakarta jika dalam 5 kali 24 jam tidak melakukan permintaan maaf. Bagi saya ucapan Rudy tidak mendidik, ucapannya sangat provokatif.

Sebagai warga Gorontalo saya sangat tidak menerima pernyataannya,” ujarnya.

Manan mengaku sementara melakukan konsolidasi sebuah gerakan jika Ruddy tidak meminta maaf kepada rakyat Gorontalo.

Selain itu, dia juga menyerukan kepada rakyat Gorontalo untuk menuntut dan mendesak Rudy agar meminta maaf.

Baca Juga: Damkar Temukan Alquran Masih Utuh Saat Kebakaran PDAM Pohuwato

“Saya menyerukan kepada rakyat Gorontalo agar menuntut Pj. Gubernur Gorontalo untuk minta maaf.

Dan kami di Jakarta sementara mempersiapkan sebuah gerakan sebagai tindak lanjut, jika Penjagub tidak melakukan permintaan maaf.

Konsolidasi gerakan ini juga sebagai reaksi kami tentang pernyataan Rudy yang mengatakan jika mau demo harus di Jakarta, karena demo di Gorontalo tidak ada pengaruhnya,” tukasnya.

Manan juga merasa keberatan soal pernyataan Rudy yang menyinggung tentang indikator sebuah daerah maju ekonominya adalah adanya Coffee Starbucks. Maka kalau Gorontalo maju, harus ada Starbucks.

“Rudy mungkin tidak tahu bahwa hasil coffee starbucks itu berkontribusi besar terhadap pembantaian rakyat Palestina. Jadi Rudy yang tidak paham pilosofi masyarakat Gorontalo, jangan asal bicara,” pungkas Manan.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#kualitas #JAGUNG #menuai sorotan #pj gubernur gorontalo