GORONTALOPOST- Keputusan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang tidak menampilkan foto Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah 2024 terus menimbulkan pro dan kontra.
Dalam acara yang diadakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul, Bogor, pada Kamis, 7 November 2024, Maruarar menyampaikan data yang ditujukan kepada jajaran Pemerintah Daerah dan Kepala Daerah, namun hanya menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto di slide presentasinya.
Saat hendak memulai presentasi, Maruarar meminta izin kepada Wapres Gibran dan menjelaskan, bahwa langkah ini diambil untuk menegaskan bahwa seluruh kementerian dan pemerintah daerah berada di bawah satu komando, yaitu Presiden Prabowo.
Namun, keputusan ini memicu reaksi dari masyarakat yang merasa Wakil Presiden Gibran layak mendapatkan penghormatan yang setara.
Di media sosial, warganet memberikan tanggapan beragam. Beberapa akun menyatakan bahwa dukungan terhadap Prabowo sebagian besar disebabkan oleh kehadiran Gibran sebagai pasangan Wapres.
“Tanpa Mas Gibran, Pak Prabowo gak akan jadi presiden, Krn kebanyakan suara memilih karna ada mas Gibran,” tulis @Rozi_Zhenzoy. Sementara itu, akun @Putra_Aquarius menulis, “SY SEKELUARGA SEBENARNYA CUMA SUKA PAK JOKOWI.2 KALI PEMILU 2 KALI JGA MILIH PAK JOKOWI...SEKARANG KAMI PILIH PAK PRABOWO KARNA ADA MAS GIBRAN.”
Desakan pun muncul agar Menteri Kabinet Merah Putih lebih memperhatikan posisi Wakil Presiden Gibran sebagai bagian dari simbol pemerintahan yang solid. Masyarakat berharap agar ke depannya semua jajaran pemerintahan dapat lebih menghargai simbol-simbol pemimpin nasional, yang kini melibatkan peran penting Gibran sebagai Wapres.
Editor : Priska Watung