Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Empat Lembaga Survey Tempatkan Tonny-Marten Posisi Puncak, CRC Unggulkan Gusnar Ismail-Idah

Azis Manansang • Minggu, 24 November 2024 | 12:36 WIB

 

Paslon Tonny -Marten didampngi Rachmat Gobel saat kampanye Monologis.(F:Tim)
Paslon Tonny -Marten didampngi Rachmat Gobel saat kampanye Monologis.(F:Tim)

Gorontalopost, GORONTALO - Elektabilitas pasangan Tonny Uloli - Marten Taha masih tetap unggul dibanding pasangan lainnya yang bertarung di Pilgub Gorontalo.

Buktinya empat lembaga survei masing-masing LPKPI, CER, CRC, TBRC, CNN. Menempatkan paslon nomor 1 yang didukung Partai Nasdem, PKS dan PKB berada di posisi puncak.

Sementara pasangan Gusnar Ismail -Idah Sayidah yang diidukung lima Partai baru satu lembaga survei yang mengunggulkan yakni Celebes Research Center (CRC).

Baca Juga: HUT ke-24 Gorontalo: Refleksi Adat dan Semangat Menuju Indonesia Emas

Survei terbaru Citra Nasional Network (CNN) merilis hasil survei sepekan menjelang pencoblosan Pilgub Gorontalo 2024.

Hasilnya, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo nomor urut 1 Tonny Uloli-Marten Taha masih unggul jauh dari tiga paslon pesaingnya.

Tonny-Marten mampu meraih angka elektabilitas sebesar 46,1 persen. "Pasangan Tonny Uloli-Marten Taha konsisten selalu unggul di setiap simulasi pilihan calon," kata Direktur Executive CNN Robby Rosiadi dalam keterangannya, kemarin
(22/11/2024).

Robby mengungkapkan dalam simulasi pertanyaan secara spontan kepada respoden terpilih, jika Pilgub Gorontalo digelar saat ini, pasangan Tonny Uloli-Marten Taha paling
banyak disebut, yakni 42,7 persen.

Baca Juga: 299 Personel Diterjunkan Polres Bone Bolango Kawal Logistik Pilkada 2024

Berikutnya Gusnar Ismail-Idah Syahidah 20,4 persen, dan Nelson Pomalingo-M Kris Wartabone 16,9 persen, Hamzah Isa-Abdurrahman Abubakar Bahmid 3,1 persen, dan 16,9
persen responden tidak memberikan jawaban pilihan.

Selanjutnya, Nelson Pomalingo-M Kris Wartabone mendapat 17,3 persen, dan Hamzah Isa-Abdurrahman Abubakar Bahmid 3,3 persen.

"Sisanya merupakan massa mengambang sebesar 8,5 persen," sebut Robby.

Menurut Robby, faktor popularitas merupakan hal mendasar dalam politik elektoral, tidak mungkin dipilih jika tidak dikenal. T

Namun, populer juga belum tentu dipilih jika kurang disukai.

Karena itu, populer saja tidak cukup, citra personal calon juga harus positif.

Robby menilai semua itu dimiliki Tonny Uloli-Marten Taha yang memiliki tingkat popularitas sebesar 80,8 persen, dan tingkat disukai hingga 81,3 persen.

Baca Juga: Satu Kasus di Bawaslu Kota Gorontalo Naik ke Penyidikan

Sementara Gusnar Ismail-Idah Syahidah walaupun tingkat popularitas paling tinggi hingga 86,3 persen, tetapi tingkat kesukaan masyarakat pada paslon ini hanya 57,8 persen.

Untuk Nelson Pomalingo-M Kris Wartabone, tingkat popularitas 68,9 persen dan tingkat kesukaan 61,2 persen.

Kemudian Hamzah Isa-Abdurrahman Abubakar Bahmid, tingkat popularitas 50,1 persen, dan tingkat kesukaan 41,7 persen.

Robby menambahkan waktu yang tersisa hanya tinggal seminggu, kemungkinan terjadinya perubahan besar masih ada.

Namun kemungkinan besar hanya kejadian luar biasa yang bisa membalik situasi di Pilgub Gorontalo 2024 ini.

Apalagi, lanjutnya, strong voter dari ke empat pasangan tersebut terlihat jelas.

Baca Juga: KPU Provinsi Gorontalo Gandeng BMKG Dukung Kelancaran Distribusi Logistik Pilkada

"Lalu pasangan Nelson Pomalingo-M Kris Wartabone 83,1 persen strong voter, dan pasangan Hamzah Isa-Abdurrahman Abubakar Bahmid 70,8 persen strong voter," ujarnya.

Dijelaskan, populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Provinsi Gorontalo yang punya memegang KTP Gorontalo dan memiliki hak pilih dalam Pilkada 2024.

Yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Survei ini digelar pada 10-20 November 2024 atau seminggu menjelang pencoblosan.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.520 orang berasal dari Lima Kabupaten dan satu kota di Provinsi Gorontalo yang terdistribusi secara proporsional.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel tersebut memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2,51 persen pada tingkat kepercayaan
95 persen.

Baca Juga: Polda Gorontalo Tetapkan 6 Tersangka Kasus TPPO Terbongkar Korban Layani Hingga 10 Tamu Sehari

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 responden dari total sampel oleh supervisor.

"Dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check), dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti," imbuhnya.

Adapun sebelumnya dikutif dari sejumlah media yang diundang khusus dalam konferensi pers yang diselenggarakan, kemarin ( 21/11/2024).

Imam Suyuti, Direktur Eksekutif CRC, memaparkan hasil survei yang mencakup periode 11 hingga 16 November 2024.

Dengan melibatkan 800 responden yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap se-ProvinsiGorontalo.

Gusnar-Idah berhasil memperoleh elektabilitas 48,88 persen, menempatkan mereka jauh di atas pesaing-pesaing lainnya.

Baca Juga: Kesiapan Bawaslu Kota Gorontalo Mengawal Masa Tenang dan Penertiban Kampanye

Pasangan Tony Uloli-Marten Taha berada di posisi kedua dengan 21,63 persen, diikuti oleh pasangan Nelson Pomalingo-Kris Wartabone dengan 14,88 persen.

Dan pasangan Hamzah Isa-Abdulrahman Bachmid yang hanya meraih 7,63 persen.

Imam Suyuti menilai hasil survei ini menunjukkan tingkat dukungan yang sangat kuat terhadap Gusnar-Idah, menandakan semakin solidnya basis pemilih mereka di berbagai daerah.

Dengan hasil survei yang meyakinkan ini, pasangan Gusnar-Idah kini semakin optimis untuk mengarungi sisa waktu menuju Pilkada.

Mereka akan memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat komunikasi politik dengan pemilih di setiap kabupaten dan kota di Gorontalo. (Mg-02)

Editor : Azis Manansang
#Marten Taha #lembaga survei #Tonny Uloli #Pilgub Gorontalo