Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Wisata Hiu Paus Botubarani Ukir Prestasi Internasional, Raih ASEAN Community-Based Tourism Award 2025

Azis Manansang • Rabu, 29 Januari 2025 | 19:10 WIB

 

Sukirman Tilahunga, perwakilan komunitas sekaligus pendamping Program Desa Sejahtera Astra saat menerima penghargaan.(F:prokopim).
Sukirman Tilahunga, perwakilan komunitas sekaligus pendamping Program Desa Sejahtera Astra saat menerima penghargaan.(F:prokopim).

JOHOR BARU  – Destinasi wisata Hiu Paus di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Gorontalo, berhasil mengukir prestasi internasional.

Dengan meraih penghargaan ASEAN Community-Based Tourism Award dalam ajang ASEAN Tourism Forum 2025 yang berlangsung di Johor Bahru, Malaysia, pada 20 Januari 2025.

Penghargaan ini merupakan pengakuan atas peran aktif masyarakat lokal dalam mengelola dan mendukung keberlanjutan ekowisata berbasis komunitas di wilayah tersebut.

Baca Juga: Polda Gorontalo Tegaskan Informasi Perusakan Polsek Popayato Barat Hoaks

Sukirman Tilahunga, perwakilan komunitas sekaligus pendamping Program Desa Sejahtera Astra, menyatakan bahwa penghargaan ini didasarkan pada keberhasilan pengelolaan kelembagaan yang melibatkan berbagai organisasi lokal.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), yang sejak 2016 fokus menjaga sapta pesona, seperti menciptakan lingkungan wisata yang aman, bersih, dan ramah.

Tim Monitoring Hiu Paus Gorontalo, yang memastikan kelestarian habitat Hiu Paus.
Kelompok Konservasi Orca Hiu Paus, yang dibentuk pada 2019.

Untuk mendukung pelestarian spesies dilindungi sesuai Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2013.

Kelompok Kuliner Botubarani, yang memberdayakan ibu-ibu lokal untuk menyediakan sajian khas sebagai bagian dari daya tarik wisata.

Baca Juga: Gempa M6,1 Berpusat di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Guncang Gorontalo

"Sinergi antara konservasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah kunci keberhasilan ini," ujar Sukirman.

Kelompok kuliner Botubarani, misalnya, telah memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal dengan menawarkan makanan khas daerah yang mendukung pengalaman wisata.

Dukungan ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata di desa tersebut.

Selain itu, pelestarian Hiu Paus sebagai spesies yang dilindungi menjadi nilai tambah yang menarik wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Pengelolaan berbasis komunitas ini memastikan keseimbangan antara ekonomi, konservasi, dan pariwisata.

Wisata Hiu Paus Botubarani mendapat dukungan penuh dari Astra Internasional melalui Program Desa Sejahtera Astra, yang fokus pada pemberdayaan masyarakat desa.

Baca Juga: Empat Pria Diamankan Team Rajawali Polresta Gorontalo Atas Dugaan Penggelapan Mobil Rental

Pendekatan berbasis komunitas ini tidak hanya menjadikan Botubarani sebagai destinasi wisata unggulan Gorontalo, tetapi juga sebagai model pengembangan ekowisata berkelanjutan di tingkat ASEAN.

Dengan penghargaan ini, Botubarani kini diakui sebagai destinasi wisata berstandar internasional yang berhasil mengintegrasikan konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

"Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi wisata mereka secara berkelanjutan," tutup Sukirman.

Wisata Hiu Paus Botubarani tidak hanya menjadi ikon pariwisata Gorontalo, tetapi juga membuktikan bahwa kolaborasi komunitas lokal dapat menciptakan dampak besar di panggung internasional.(Mg-02)

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #Tourism #sapta pesona #wisata #HIU PAUS #asean #Award 2025 #konservasi