GORONTALO - Tradisi Koko’o atau ketuk sahur di Kota Gorontalo kembali digelar dengan konsep yang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.
Baca Juga: Balapan Liar di Paguyaman Berujung Maut, Remaja 14 Tahun Tewas, Satu Pengendara Kritis
Jika biasanya dimulai dari rumah dinas Wali Kota, tahun ini rute dimulai dari Bundaran Saronde hingga Kelurahan Talumolo.
Pada Sabtu (1/2/2025) dini hari, ribuan warga berjalan kaki sambil membunyikan alat musik bambu.
Dan melantunkan lagu-lagu religi untuk membangunkan warga agar tidak melewatkan sahur.
Baca Juga: Mahasiswa Gorontalo Demo Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran, Soroti Pemangkasan Anggaran Pendidikan
Panitia juga menyediakan drum untuk menambah semarak acara.
Ketua Panitia, Fiqram Idrus, menyatakan bahwa tradisi ini penting untuk diperkenalkan kepada generasi muda agar mereka lebih mencintai budaya lokal Gorontalo. (Mg-03).
Editor : Azis Manansang