Gorontalopost, LIMBOTO — Aksi nekat menyerupai "koboi jalanan" terjadi di lingkungan Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Rabu pagi (4/6/2025).
Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) nyaris menjadi korban kekerasan setelah seorang pria tak dikenal menodongkan pistol ke arah wajahnya.
Baca Juga: Polres Boalemo Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Paguyaman, Pemilik Lahan Minta Perlindungan
Insiden tersebut langsung dilaporkan ke Polres Gorontalo.
Korban, yang diketahui bernama Zainudin Hutoti dan menjabat sebagai Kasubag Keuangan di instansi tersebut, mengaku diserang saat baru memasuki kantor.
Pelaku yang belakangan diketahui berinisial RK, datang mengenakan jaket hitam dan helm tertutup, lalu langsung mengancam Zainudin dengan pistol.
“Saya sempat disuruh berlutut. Dia teriak suruh saya buka mulut, dan senjatanya diarahkan ke wajah saya,” ujar Zainudin dengan nada masih trauma.
“Saya hanya bisa berpikir bagaimana supaya senjata itu tidak sampai meledak ke arah saya. Saat itu, saya cuma pasrah,” ungkapnya.
Aksi penodongan itu terekam dalam video amatir dan viral di media sosial.
Baca Juga: Kantor Dinsos Gorontalo Gempar, Seorang Dosen Diduga Todongkan Pistol ke Pegawai
Dalam rekaman tersebut, Zainudin tampak berusaha menenangkan pelaku, sementara RK tetap mengarahkan pistol ke arahnya dengan kalimat-kalimat ancaman.
Merespons cepat laporan tersebut, pihak Polres Gorontalo berhasil mengamankan RK pada hari yang sama, sekitar pukul 11.00 WITA.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Faisal Ariyoga, membenarkan penangkapan tersebut.
"Satu orang berinisial RK sudah kami amankan dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan. Kami masih mendalami motifnya dan memastikan jenis senjata yang digunakan," jelasnya.
Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung, termasuk pemeriksaan saksi dan identifikasi apakah pistol yang digunakan pelaku merupakan senjata asli atau hanya replika.
Terakhir Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan video kejadian tersebut demi menjaga etika dan melindungi korban yang masih mengalami trauma psikologis.(M-04).
Editor : Azis Manansang