Gorontalopost, MARISA – Banjir besar yang melanda Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, sejak Jumat malam (20/6/2025) tak hanya menelan korban jiwa, tapi juga menyisakan dampak kerusakan parah.
Puluhan rumah rusak berat dan puluhan ekor ternak, terutama sapi sumber ekonomi utama warga dilaporkan mati akibat terjangan banjir.
Baca Juga: Parang Merah Masih Dicari, Senjata Penyerangan di PETI KM 18 Belum Ditemukan Polisi
Hingga Sabtu (21/6/2025), bencana ini telah menerjang empat kecamatan, yakni Randangan, Wanggarasi, Lemito, dan Paguat.
Derasnya hujan yang mengguyur sejak malam hari menyebabkan sungai meluap dan merendam sejumlah desa hingga ketinggian air mencapai permukiman warga.
Kepala Dinas Sosial Pohuwato, Ramon Abdjul, dalam laporannya kepada Pusdalops Kemensos RI.
Serta Dinsos Provinsi Gorontalo, serta instansi terkait menyampaikan kondisi terkini di lapangan.
“Hujan dengan intensitas tinggi memicu luapan sungai dan genangan besar di berbagai titik.
Sejumlah rumah warga di empat kecamatan terendam banjir,” jelas Ramon.
Dalam penanganan awal, Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial telah mengidentifikasi kebutuhan mendesak yang sangat dibutuhkan warga terdampak.
“Kami fokus pada penyediaan bantuan darurat seperti makanan siap saji, selimut, hingga kasur lipat.
Itu yang paling dibutuhkan warga saat ini,” ujar Ramon.
Baca Juga: Titi DJ Dukung Keputusan Stephanie Poetri untuk Childfree: Yang Penting Mereka Bahagia
Ia menegaskan bahwa koordinasi terus dilakukan secara intensif dengan pihak provinsi maupun pusat.
Untuk memastikan percepatan bantuan, evakuasi, dan distribusi logistik bagi korban banjir.
“Ini laporan awal kami. Kami mohon dukungan dari semua pihak untuk percepatan penanganan bencana ini.
Sembari pendataan detail terus kami lakukan di lapangan,” tutup Ramon.
Berikut Wilayah Terdampak Banjir di Kabupaten Pohuwato
Kecamatan Randangan
*Desa Sidorukun
-Jumlah Kepala Keluarga: 142 KK
- Jumlah Jiwa: 249 jiwa
- Korban Meninggal Dunia: Nihil
- Korban Luka: Nihil
*Desa Polambane
- Pendataan jumlah KK dan jiwa masih berlangsung
- Korban Meninggal Dunia: Nihil
- Korban Luka: Nihil
Baca Juga: Dua Tewas, Ratusan Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Pohuwato
Kecamatan Wanggarasi
*Desa Tuwea
- Jumlah Kepala Keluarga: 41 KK
- Jumlah Jiwa: 164 jiwa
- Korban Meninggal Dunia: Nihil
- Korban Luka: Nihil
*Desa Bohusami
- Pendataan jumlah KK dan jiwa masih berlangsung
-Korban Meninggal Dunia: Nihil
- Korban Luka: Nihil
Kecamatan Lemito
*Desa Lemito
- Proses pendataan masih dilakukan
Kecamatan Paguat
*Desa Molamahu
*Desa Soginti
- Proses pendataan masih dilakukan di kedua desa tersebut. (Mg-08)
Editor : Azis Manansang