Gorontalopost, GORONTALO – Bersamaan dengan mencuatnya dugaan tuntutan kontroversial kepada mantan Bupati Bone Bolango Hamim Pou.
Dan pemanggilan kepada Walikota Gorontalo soal dugaan jaksa terima suap.
Baca Juga: APBD-P Defisit Rp 77,65 M, Dua Ikon Baru Gorontalo Siap Dibangun, Flyover dan Islamic Center
Mencuat pula kabar Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo, I Dewa Gede Wirajana dimutasi.
Kejati yan baru 8 bulan menjaba ini dimutasi dan diberi amanah baru.
Sebagai Inspektur III pada Bidang Pengawasan Kejaksaan Republik Indonesia.
Dikutif dari sejumlah sumber, mutasi ini dibenarkan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Gorontalo, Dadang Djafar.
"Pak Dewa telah meninggalkan jejak yang kuat di Gorontalo. Kepemimpinannya memberi warna baru dalam penanganan perkara hukum.
Dan memotivasi seluruh jajaran untuk bekerja lebih profesional dan berintegritas," tutur Dadang dilansir sejumlah media.
Ia menyebutkan bahwa Kejati Gorontalo merasa sangat kehilangan sosok pemimpin yang dikenal tegas, namun juga inspiratif.
Baca Juga: DPRD Gorontalo Siap Kawal Perubahan KUA-PPAS 2025, Prioritas untuk Kebutuhan Rakyat
“Kami menghargai setiap langkah dan pengorbanan yang telah beliau curahkan.
Tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun semangat kerja dan integritas di lingkungan kejaksaan,” ungkap Dadang.
Saat ini, Kejaksaan Tinggi Gorontalo masih menunggu Surat Keputusan resmi.
Terkait siapa yang akan menggantikan posisi Kajati yang ditinggalkan oleh Dewa Gede Wirajana. (Mg- 02)
Editor : Azis Manansang