Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kerahkan 800 Personel Amankan Aksi Mahasiswa 1 September, Polda Gorontalo Ingatkan Isu Hoaks

Azis Manansang • Senin, 1 September 2025 | 03:23 WIB

 

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro.(F:dok)
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro.(F:dok)

Gorontalopost, GORONTALO – Menjelang aksi unjuk rasa mahasiswa yang rencananya berlangsung Senin (1/9/2025),

Polda Gorontalo memastikan kesiapan penuh dengan mengerahkan 800 personel gabungan dari Polda dan Polres jajaran.

Baca Juga: Isu Sri Mulyani Mundur Gegerkan Publik, Airlangga Bantah: Menkeu Masih Hadiri Rapat Kabinet

Petugas akan ditempatkan di titik-titik strategis yang diperkirakan menjadi pusat massa.

Sementara pasukan cadangan tetap siaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

“Kami sudah menempatkan personel di lokasi aksi maupun yang standby.

Tujuannya jelas: menjaga agar penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib,.

Dan tanpa gangguan,” kataKabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro, Minggu (31/8/2025).

Ia mengingatkan mahasiswa dan elemen masyarakat agar tetap menjunjung cara-cara damai dalam menyampaikan aspirasi.

Menurutnya, kebebasan berpendapat adalah hak yang dijamin undang-undang, tetapi tidak boleh dilakukan dengan merugikan kepentingan umum.

“Kami berharap adik-adik mahasiswa menjaga ketertiban. Jangan sampai ada pengerusakan.

Atau tindakan melawan hukum. Situasi kondusif adalah tanggung jawab bersama,” tegas Desmont.

Baca Juga: Setelah NasDem dan PAN, Kini Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR Usai Gejolak Demonstrasi

Polda Gorontalo juga menegaskan, aparat akan bertindak tegas namun terukur jika terjadi pelanggaran.

Setiap langkah penanganan akan berpedoman pada SOP agar tetap proporsional.

Selain fokus pengamanan aksi, polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Desmont mengingatkan, derasnya arus informasi rawan disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks yang bisa memicu keresahan.

“Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Jika ragu, silakan klarifikasi ke Polres atau Polda agar informasinya valid,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Polda Gorontalo mengajak seluruh masyarakat menjaga ketenangan.

“Mari kita pastikan penyampaian aspirasi berjalan damai,  dan media sosial digunakan dengan sehat, tanpa hoaks yang memecah belah,” pungkasnya.(Mg-04)

Editor : Azis Manansang
#Hoaks atau Fakta #pengamanan demo #kamtibmas #POLRI #Unjukrasa damai #AksiMahasiswa #POLDA GORONTALO