Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kisah Cinta Yurike Sanger Istri Ketujuh Bung Karno, Dari Pesona Remaja Poso hingga Menutup Usia di Amerika

Azis Manansang • Sabtu, 20 September 2025 | 02:17 WIB

 

Yurike Sanger  Dari Remaja Poso, pendamping Sang Proklamator, hingga Tutup Usia di Amerika.(F: Ist)
Yurike Sanger Dari Remaja Poso, pendamping Sang Proklamator, hingga Tutup Usia di Amerika.(F: Ist)

Gorontalopost, JAKARTA - Kabar duka datang dari keluarga besar Bung Karno. Yurike Sanger, istri ketujuh Sang Proklamator, tutup usia pada 17 September 2025 di California, Amerika Serikat, dalam usia 81 tahun.

Baca Juga: Bupati Gorontalo Utara Panen Terong di Tolinggula, Gerakan Mopomulo Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Rezeki

Kepergiannya menutup satu bab penting dalam perjalanan panjang kehidupan pribadi Presiden pertama Republik Indonesia.

*Pertemuan yang Mengubah Takdir

Lahir di Poso, Sulawesi Tengah, pada 1945, Yurike tumbuh sebagai gadis cerdas berparas menawan, dengan darah campuran Jerman dari ayah dan Manado dari ibu.

Pertemuannya dengan Bung Karno terjadi pada 1963, kala ia masih berstatus pelajar sekaligus anggota Barisan Bhinneka Tunggal Ika dalam sebuah acara kenegaraan.

Pesona remaja berusia belasan itu ternyata mampu menyentuh hati Bung Karno, yang kala itu telah berusia 62 tahun. Sejak pertemuan itulah benih-benih cinta di antara mereka mulai tumbuh.

*Pernikahan di Tengah Gejolak Politik

Pada 6 Agustus 1964, Bung Karno resmi mempersunting Yurike dalam sebuah upacara sederhana di kediaman keluarga Sanger.

Saat itu, usia Yurike baru 19 tahun, sementara Bung Karno sudah 63 tahun.

Meski terpaut jauh, pernikahan itu menandai kehadiran Yurike sebagai pendamping Bung Karno di masa senja kekuasaannya.

Di tengah gejolak politik menuju kejatuhan Orde Lama, Yurike tetap setia mendampingi
sang suami, memberi ketenangan di balik hiruk pikuk panggung politik Indonesia.

*Peran sebagai Istri dan Ibu

Baca Juga: Pemkab Gorontalo Raih Penghargaan Digital Governance UGM 2025, Jadi Role Model Transformasi Teknologi Daerah

Dari pernikahannya dengan Bung Karno, Yurike dikaruniai seorang putra, Yudhi Sanger.

Ia membesarkan Yudhi dalam situasi yang tidak mudah, mengingat kondisi politik Indonesia pasca 1965 yang penuh tekanan.

Meski status politik Bung Karno makin terdesak, rumah tangga kecil Yurike tetap terjaga.

Ia menjadi sosok ibu yang penyayang sekaligus tabah, mendampingi sang suami hingga wafatnya Bung Karno pada 21 Juni 1970.

*Tetap Istri Sah hingga Akhir Hayat Bung Karno

Tidak ada catatan resmi perceraian antara Yurike dan Bung Karno. Artinya, hingga Bung Karno menghembuskan napas terakhirnya, Yurike tetap menyandang status sebagai istri sah sang Proklamator.

Hal ini membuatnya tercatat sebagai bagian penting dari sejarah pribadi Bapak Bangsa.

* Perjuangan Melawan Penyakit dan Akhir Hayat

Di usia senjanya, Yurike harus berjuang melawan kanker payudara. Hingga akhirnya, pada
17 September 2025.

Ia mengembuskan napas terakhir di San Gorgonio Memorial Hospital, California, Amerika Serikat.

Sang putra, Yudhi, menyampaikan kabar duka itu dengan penuh cinta melalui media sosial.

Dalam unggahannya, ia menuliskan pesan perpisahan yang menyayat hati: “Mama sudah
fight, Mama sudah bahagia sekarang.”

Jenazah almarhumah rencananya akan dipulangkan ke Tanah Air untuk disemayamkan di Rumah Duka RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

*Warisan Sejarah dan Cinta

Baca Juga: Wadah Nur Annisa Lestari Bone Bolango Raih Penghargaan Perisai Terbaik I se-Sulawesi Maluku

Kehidupan pribadi Bung Karno selalu menarik perhatian publik, termasuk kisah cintanya dengan para pendamping hidup.

Dari Fatmawati hingga Yurike, semuanya punya cerita unik dan berkesan.

Bagi banyak orang, sosok Yurike adalah pengingat bahwa di balik figur besar seorang Proklamator, selalu ada perempuan-perempuan tangguh yang mendukungnya.

Kepergian Yurike Sanger bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga menutup satu
lagi lembaran kisah sejarah dari sang Bapak Bangsa.

Ia meninggalkan warisan berupa kisah cinta, kesetiaan, dan ketabahan yang akan selalu
dikenang. (JP/*)

Editor : Azis Manansang
#sejarahindonesia #kisahcinta #soekarno #Berita Duka #biografi #bungkarno #yurike sanger #istri bung karno ketujuh