Gorontalopost, GORONTALO – Karier politik Wahyudin Moridu resmi tamat. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo.
Dengan tegas mendukung keputusan pusat untuk memecatnya, buntut video viral yang menyebut dirinya hendak “merampok uang negara.”
Keputusan itu diumumkan langsung oleh Sekretaris DPD PDIP Gorontalo, La Ode Haimudin, dalam konferensi pers pada Minggu (21/9/2025).
“Partai sudah mengambil sikap tegas. Wahyudin bukan lagi bagian dari PDI Perjuangan.
Dan sekaligus diberhentikan dari jabatannya sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo,” kataLa Ode.
Ia menegaskan, langkah pemecatan ini sudah diputuskan sejak 19 September 2025 sebagai
konsekuensi dari pelanggaran berat yang dilakukan Wahyudin.
Menurutnya, perbuatan tersebut tidak hanya mencoreng nama partai, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
“Ini bukan sekadar pelanggaran disiplin, tapi juga menyangkut norma dan nilai yang seharusnya dijunjung tinggi oleh seorang kader,” ujarnya menambahkan.
DPD PDIP Gorontalo pun menyatakan penyesalan mendalam atas kasus ini. La Ode menegaskan, partai tidak akan mentolerir perilaku yang merusak marwah organisasi.
“Kami sangat menyesalkan tindakan itu. Ke depan, kami ingin seluruh kader menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran.
Untuk berbenah dan meningkatkan kualitas kerja politik demi rakyat Gorontalo,” pungkasnya.(Mg -02).
Editor : Azis Manansang