Gorontalopost, MARISA – Suasana tenang di kawasan wisata Pohon Cinta, Marisa, mendadak berubah mencekam pada Minggu pagi, 28 September 2025.
Dua oknum anggota Polres Pohuwato justru terlibat insiden berdarah yang mencoreng institusi kepolisian.
Baca Juga: Wali Kota Gorontalo Adu Argumen dengan Warga Soal Lahan Proyek Rp11,2 Miliar, Suasana Sempat Memanas
Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum, perselisihan yang diduga dipicu pengaruh minuman keras itu.
Menyeret nama Iptu R dari SPKT Polres Pohuwato dan Bripka I dari unit TAHTI.
Menurut keterangan pemilik tempat hiburan malam berinisial U, peristiwa bermula ketika kedua polisi yang sudah dalam kondisi mabuk saling adu mulut di luar lokasi.
“Mereka sudah kelihatan tidak sadar sejak datang. Di sini malah tambah minum, sampai akhirnya ribut,” ujarnya.
Situasi yang awalnya hanya adu mulut kemudian berkembang jadi aksi saling tantang.
Ketegangan kian memuncak saat Iptu R mendadak kembali ke mobilnya untuk mengambil sebilah senjata tajam.
Bripka I mencoba menghindar dengan mundur, namun sayang, ia tetap terkena sabetan di bagian wajah.
“Saya lihat sendiri, dia sempat mundur, tapi tetap kena tebasan di muka,” kata U menggambarkan detik-detik mencekam itu.
Baca Juga: Bupati Boalemo Rum Pagau Lakukan Rotasi Besar-Besaran, Sejumlah Pejabat Strategis Dimutasi
Pasca kejadian, saksi U dan sejumlah polisi lain yang berada di lokasi langsung dimintai keterangan oleh penyidik.
Proses pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap detail kronologi serta motif di balik perseteruan dua aparat berseragam tersebut.
Insiden ini pun sontak menyulut perhatian publik, karena terjadi di ruang terbuka dan melibatkan aparat penegak hukum sendiri.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni maupun Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro AP, S.IK, MT, belum memberikan keterangan resmi. (Mg-04).
Editor : Azis Manansang