Gorontalopost, GORONTALO – Provinsi Gorontalo kembali mendapat kepercayaan besar di tingkat nasional.
Tahun 2026 mendatang, daerah Serambi Madinah ini akan menjadi tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-XVII.
Ajang akbar yang mempertemukan ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.
Kegiatan bergengsi ini tak sekadar pertemuan rutin, tetapi juga wadah silaturahmi, tukar inovasi, serta pameran teknologi modern pertanian dan perikanan.
Dalam rapat perdana persiapan yang digelar di aula rumah jabatan gubernur, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Secara resmi menunjuk Kepala Dinas Pertanian Provinsi, Muljady D. Mario, sebagai Ketua Panitia Penas XVII.
Gubernur menegaskan pentingnya kesiapan sejak dini agar Gorontalo bisa tampil maksimal di mata nasional. “Susunan panitia segera disusun, jangan menunda-nunda.
Waktu berjalan cepat, dan kita harus siap menyambut tamu dari seluruh Indonesia,” tegas Gusnar dengan nada penuh semangat.
Muljady D. Mario memaparkan bahwa Penas XVII akan digelar di GOR David Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada 20–25 Juni 2026.
Sedikitnya 30 ribu peserta akan hadir, terdiri dari 70 persen unsur petani, nelayan, dan pengurus koperasi tani, serta 30 persen pendamping dari unsur pemerintah daerah dan organisasi mitra.
Dengan skala sebesar itu, kegiatan ini diprediksi akan memberikan dampak ekonomi besar bagi masyarakat lokal, terutama UMKM dan sektor wisata.
Baca Juga: 12 desa dari 729 Desa di Gorontalo Masuk Kategori Rawan Narkoba, BNN Akui Anggaran Minim
Mengusung tema “Transformasi Teknologi Dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional,”
Penas XVII akan diisi beragam agenda menarik seperti temu petani dan mitra ASEAN.
Pameran inovasi teknologi pertanian, temu penyuluh sukses, festival seni budaya, hingga gelar karya wirausaha petani dan nelayan.
Tak hanya itu, peserta juga akan diajak mengikuti studi banding dan widyawisata di sejumlah lokasi unggulan di Gorontalo.
Menutup rapat, Gubernur Gusnar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan penyelenggaraan berjalan sukses.
Ia juga mengingatkan agar UMKM, penginapan, dan transportasi lokal seperti bentor disiapkan dengan baik untuk mendukung kebutuhan puluhan ribu tamu.
“Kita jadikan Penas ini bukan hanya ajang nasional, tapi momentum kebangkitan ekonomi rakyat Gorontalo,” ujarnya optimistis.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang