Gorontalopost, SUWAWA — Ketegangan sempat memuncak di Bone Bolango, namun aksi unjuk rasa yang rencananya digelar pada Kamis (6/11/2025) justru batal total.
Bukan karena cuaca atau larangan aparat, melainkan karena warga Bone Bolango sendiri
turun tangan menghadang rencana demo tersebut dengan melakukan blokade di kawasan
Centre Point.
Aksi spontan warga ini menjadi bukti bahwa seruan mereka sebelumnya bukan sekadar
ancaman.
Ratusan warga tampak berbaris di titik strategis, menolak segala bentuk aksi yang dianggap
dapat memicu perpecahan dan mengganggu stabilitas daerah.
Mereka menegaskan, masyarakat Bone Bolango sudah jenuh dengan gelombang unjuk rasa
yang terus terjadi belakangan ini.
Tokoh masyarakat Bone Bolango, Ali Sucipto atau yang akrab disapa OPS, menyebutkan
bahwa langkah warga ini lahir dari rasa cinta terhadap daerahnya.
“Kami sudah muak dengan demo yang tidak ada ujungnya. Karena itu kami sepakat
bersatu untuk menjaga kedamaian Bone Bolango,” ujarnya tegas.
OPS juga menegaskan bahwa masyarakat tidak mudah diintimidasi oleh kelompok mana
pun.
“Warga Bone Bolango tidak bisa ditakut-takuti. Kalau kami sudah bersatu, tidak ada yang
bisa membendungnya,” ucapnya dengan nada penuh semangat.
Lanjut, kata OPS pihaknya sudah berulangkali menghimbau, namun kenyataannya aksi
masih saja terus berlangsung.
Menurutnya aksi bersatu yang dilakukan sekarang ini sebagai wujud dukungan kepada
Bupati Ismet yang terus diobok-obok.
Baca Juga: Disambut Adat Mopotilolo, Wamenhan Donny Ermawan ' Resmi Diterima oleh Tanah Gorontalo
"Makanya kalau ada pemikiran atau upaya relayasa ingin menjatuhkan bupati Ismet Mile
kami akan lawan.
Tidak ada yang bisa menggantikan Bupai Ismet Mile, kami akan pertahankan hingga
sampai akhir masa jabatan 2029," tandasnya.(Mg-05)