Gorontalopost, GORONTALO - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Gorontalo, dinamika perebutan kursi ketua semakin tak terhindarkan.
Setelah sebelumnya hanya tiga nama yang mencuat, kini dua figur baru masuk ke gelanggang dan langsung mengubah arah persaingan.
Baca Juga: Belajar ke Jogja Pansus Kepemudaan Gorontalo Siap Adopsi Sistem Terintegrasi ala DIY
Tiga kandidat awal Aldi Uloli, Andi Ilham, dan petahana Muhalim Littytelah lama menjadi pusat pembahasan.
Aldi sebagai pengusaha muda berlatar keluarga politik dan Andi sebagai figur muda yang pernah maju dalam Pilkada disebut sebagai wajah pembaruan dalam organisasi.
“Kami membawa semangat generasi baru yang ingin berkontribusi lebih besar,” kata seorang pendukung mereka.
Di kubu lain, Muhalim Litty hadir dengan kepercayaan diri kuat berkat jaringannya yang telah mengakar hingga tingkat nasional.
Salah satu orang dekatnya menyebut bahwa kesinambungan kepemimpinan perlu dipertahankan.
“Banyak program strategis yang belum selesai dan perlu diteruskan,”ujarnya.
Masuknya dua nama internal Jasin Mohammad dan Ramdan Datau menambah warna baru.
Jasin yang dikenal lama di sektor ekspor jagung dan Ramdan sebagai Wakil Ketua OKK dinilai memiliki legitimasi internal yang kuat.
Kedua figur ini disebut sebagai ‘kuda hitam’ yang bisa mencuri kemenangan.
Dengan banyaknya kandidat dari latar beragam, Musprov Kadin Gorontalo diprediksi menjadi yang paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir.
Banyak pihak memandang bahwa pemilihan kali ini bukan hanya soal perebutan kursi ketua.
Tapi pertarungan menentukan arah masa depan Kadin ke depan.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang