Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Gorontalo Siapkan 6.000 Homestay Sambut 30 Ribu Peserta PENAS 2026

Azis Manansang • Kamis, 29 Januari 2026 | 16:10 WIB

 

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Gubernur   Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat mendampingi Kepala BPPSDMP   Kementerian Pertanian RI serta Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian R(F:Kmfo)
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat mendampingi Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI serta Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian R(F:Kmfo)

Gorontalopost, LIMBOTO  - Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan

persiapan Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) ke-17 Tahun 2026 yang akan digelar di Limboto pada Juni mendatang.

Agenda nasional ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 30.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu fokus utama persiapan adalah penyediaan akomodasi bagi para tamu.

Baca Juga: Raperda PUG Jadi Panduan Pemerintahan, Ini Penegasan Gubernur Gorontalo

Pemerintah daerah menyiapkan ribuan rumah warga untuk difungsikan sebagai homestay,
sehingga peserta bisa merasakan langsung keramahan masyarakat Gorontalo.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Gubernur
Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie

Saat mendampingi Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI serta Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian RI beserta jajaran, dalam peninjauan lokasi pelaksanaan PENAS ke-17 di Limboto, Rabu (28/1/2026).


“Selain lokasi kegiatan, kami juga menyiapkan lebih dari 6.000 rumah warga yang akan difungsikan sebagai homestay.

Jumlah ini diperkirakan mampu menampung sekitar 30.000 peserta PENAS dari
seluruh Indonesia.

Apabila terjadi penambahan jumlah peserta, kami masih memiliki kesiapan tambahan,” ujar Sofyan Puhi.

Baca Juga: Pemda Boalemo Gandeng Pengadilan Agama Lindungi Hak Anak dan Perempuan

Tak hanya akomodasi, sektor transportasi juga disiapkan secara khusus.

Pemerintah daerah akan mengandalkan bentor sebagai moda transportasi utama selama kegiatan berlangsung, sekaligus menjadi daya tarik khas daerah bagi para peserta.

Langkah ini sekaligus diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat
lokal.

Keterlibatan warga sebagai penyedia homestay dan pengemudi bentor dinilai akan
menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan selama perhelatan nasional tersebut.(Mg-02)

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #LIMBOTO #homestay #Idah Syahidah Rusli Habibie #PENAS #Kementan #Sofyan Puhi