Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Transplantasi Terumbu Karang di Botutonuo Jadi Pilar Strategis Agro Maritim Gorontalo

Azis Manansang • Jumat, 13 Februari 2026 | 01:49 WIB

 

peninjauan, monitoring, sekaligus aksi transplantasi terumbu karang di perairan Desa Botutonuo, yang masuk dalam Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo.(:F:Antx)
peninjauan, monitoring, sekaligus aksi transplantasi terumbu karang di perairan Desa Botutonuo, yang masuk dalam Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo.(:F:Antx)

Gorontalopost, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat strategi pembangunan Agro Maritim melalui aksi nyata di sektor kelautan dan perikanan.

Baca Juga: 22 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Tibawa, Dinsos Gorontalo Salurkan Bantuan Darurat

Salah satu langkah strategis dilakukan dengan peninjauan, monitoring, sekaligus aksi transplantasi terumbu karang di perairan Desa Botutonuo, yang masuk dalam Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Dr. Ir. Aryanto Husain, M.MP, didampingi Kepala Bidang PRL

dan PSDKP, Koordinator Balai Penataan Ruang Laut Makassar Satuan Pelayanan Gorontalo, penggiat konservasi pesisir lokal dan internasional (Jerman),

serta Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Barrier Reef, serta Tim Kerja PRL.

Dalam monitoring tersebut, yang turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Yeyen Sediki.

Kadis Aryanto memberikan apresiasi atas kolaborasi multipihak yang terlibat dalam upaya pemulihan ekosistem laut.

Mantan Kadis Periwisata ini menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dan stakeholder menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan daerah.

"Kegiatan transplantasi terumbu karang yang berada di perairan Desa Botutonuo dalam Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo,

menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan laut dan pesisir sekaligus mengantisipasi dampak perubahan iklim," ujar Kadis KP Provinsi Gorontalo ini.

Menurutnya, transplantasi terumbu karang bukan sekadar agenda lingkungan, tetapi bagian dari strategi besar menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Baca Juga: Reses Terakhir di Suwawa, Yeyen Sidiki Tinjau Bantuan Bibit Jagung untuk Petani Bone Bolango

"Terumbu karang yang sehat mampu meredam energi gelombang laut, mengurangi risiko abrasi, serta meningkatkan ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak ekstrem perubahan iklim," tandas Aryanto.

Selain aspek ekologis, kegiatan ini juga mendukung penguatan karbon biru serta pengembangan ekonomi biru di Gorontalo.

"Dengan menjaga dan memulihkan ekosistem tersebut, daerah turut ambil bagian dalam menekan emisi karbon dan mendukung target pembangunan berkelanjutan," beber Kadis KP Provinsi.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo mengapresiasi dan mendukung peran kolaboratif KOMPAK Barrier Reef

dan Penggiat Konservasi yang menggagas upaya transplantasi terumbu karang dalam Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo.

"Peran aktif dan keterlibatan kelompok Masyarakat dan stakeholder ini merupakan langkah nyata

dalam mendukung Pembangunan Agro Maritim oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie," ujarnya.

Sehingga itu menurutnya kegiatan transplantasi terumbu karang yang berada di perairan Desa Botutonuo dalam Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo,

menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan laut dan pesisir sekaligus mengantisipasi dampak perubahan iklim," pungkas Aryanto.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #kawasan konservasi #blue carbon #Ekonomi Biru #Transplantasi Terumbu Karang #Agro Maritim #Aryanto