Gorontalopost, JAKARTA – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja
ke Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi di bawah naungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Baca Juga: Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Kawal Subsidi Pangan Ramadan, Paket Rp 60 Ribu Ringankan Beban Warga
Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas persoalan distribusi
dan ketersediaan Elpiji 3 Kg yang dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Gorontalo.
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, mengungkapkan
bahwa permintaan gas subsidi di daerah terus meningkat setiap tahun.
Namun di sisi lain, pasokan yang tersedia di lapangan masih terbatas
sehingga memengaruhi pelayanan, terutama bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada Elpiji 3 Kg.
Ia menegaskan, kehadiran DPRD ke Ditjen Migas bertujuan mencari solusi konkret.
Menurutnya, pemerintah pusat perlu mempertimbangkan penambahan kuota
agar distribusi di Gorontalo lebih stabil dan kebutuhan warga tidak lagi terganggu.
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak Ditjen Migas menjelaskan bahwa
realisasi penyaluran Elpiji 3 Kg pada 2025 justru tercatat melampaui kuota yang telah ditetapkan untuk Gorontalo.
Kondisi kelebihan serapan itu menjadi salah satu bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan alokasi kuota berikutnya.
Di akhir pertemuan, Mikson kembali menekankan pentingnya tambahan suplai demi menjaga stabilitas pasokan.
Politisi Nasdem ini berharap koordinasi antara daerah dan pemerintah pusat
dapat menghasilkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kondisi riil di lapangan.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang