Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Liburan Berujung Duka, Dua ASN Kakak Beradik Asal Gorontalo Tewas dalam Kecelakaan di Minahasa Selatan

Azis Manansang • Minggu, 15 Maret 2026 | 21:53 WIB

 

 

adik dan kakak korban tewas dalam Lakalantas tunggal di di ruas Jalan Trans Sulawesi Desa Sapa Minahasa selaatan.(F:ist)
adik dan kakak korban tewas dalam Lakalantas tunggal di di ruas Jalan Trans Sulawesi Desa Sapa Minahasa selaatan.(F:ist)

Gorontalopost, GORONTALO – Perjalanan yang seharusnya menjadi momen liburan keluarga justru berakhir tragis bagi dua perempuan asal Kota Gorontalo.

Fanni Anelsia Mustaki dan kakaknya, Yessi Sukersi Mustaki (41), meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tunggal

di Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu pagi (14/3/2026).

Baca Juga: Tragedi di Trans Sulawesi, Mobil dari Gorontalo Tabrak Pohon di Minahasa Selatan, Dua Kakak Beradik Tewas

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita di ruas Jalan Trans Sulawesi ketika mobil PO Garuda

dengan nomor polisi DM 1195 BA yang mereka tumpangi mengalami insiden hingga menyebabkan dua penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah kedua korban tiba di rumah duka yang berada di Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo pada Sabtu malam sekitar pukul 19.20 Wita.

Kedatangan jenazah disambut tangis keluarga dan warga yang telah menunggu sejak sore.

Yessi Sukersi Mustaki dikenal sebagai seorang tenaga pendidik yang mengajar bahasa Inggris

dan Mandarin, sementara adiknya Fanni Anelsia Mustaki bertugas sebagai Pranata Humas di bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

Kepergian keduanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta rekan kerja.

Baca Juga: Ketua TP PKK Gorontalo Ajak Insan Sosial Perkuat Solidaritas di Ramadan Lewat Khatam Al-Qur’an dan Aksi Berbagi

Dalam kecelakaan tersebut, dua korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka,

yakni Doni Tentero (45) warga Kota Manado dan sopir kendaraan, Ismail Zees (47) yang berdomisili di Kota Gorontalo.

“Korban luka telah mendapatkan penanganan medis, sementara proses penyelidikan kecelakaan masih berlangsung,” kata sumber keluarga. (Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#Kecelakaan Maut #Berita Duka #minahasa selatan #kakak beradik tewas #ASN Gorontalo #Jalan Trans Sulawesi #KEJATI GORONTALO