Gorontalopost, GORONTALO – Menjelang puncak perayaan Lebaran Ketupat 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gorontalo
mulai memberlakukan skema rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diprediksi membludak.
Baca Juga: Pengamanan Lebaran Ketupat 2026 Diperketat, Bupati Gorontalo Turunkan Pasukan Gabungan
Fokus pengaturan diarahkan menuju pusat perayaan di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat.
Tradisi tahunan ini diketahui selalu menarik ratusan ribu pengunjung, sehingga potensi kemacetan menjadi perhatian utama aparat.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Gorontalo, Ipda A. Rahim, mengungkapkan bahwa
pihaknya telah memetakan sejumlah jalur alternatif agar distribusi kendaraan tidak terkonsentrasi di satu titik.
Menurutnya, rekayasa ini dirancang untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sejak awal hingga arus balik.
Untuk arus masuk dari Kota Gorontalo, polisi menyiapkan tiga jalur utama, di antaranya melalui Jalan Ahmad A. Wahab menuju GORR
dan Tugu Tani, jalur melalui Jalan Reformasi hingga Trans Sulawesi,
serta jalur Batudaa menuju Bongomeme yang terhubung langsung ke lokasi perayaan.
Baca Juga: Dilepas ke Papua, 450 Prajurit Yonif 713 Diminta Jaga Integritas dan Nama Baik Gorontalo
Sementara itu, untuk arus balik, disiapkan empat jalur alternatif yang mengarah kembali ke Kota Gorontalo.
Petugas mengimbau masyarakat agar mengikuti petunjuk di lapangan
dan memilih jalur yang telah disediakan demi menghindari kemacetan panjang.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang