Gempa M 7,6 Guncang Tenggara Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sulut dan Malut

Nur Fadilah • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 06:37 WIB
Ilustrasi BMKG
Ilustrasi BMKG

 
GORONTALOPOST
-Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4) pukul 06.48 WITA, memicu kepanikan warga dan peringatan dini tsunami di sejumlah daerah.

Informasi resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pusat gempa berada di koordinat 1,25 LU dan 126,27 BT atau sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, dengan kedalaman 62 kilometer.

Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami yang berdampak pada wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Sejumlah daerah langsung ditetapkan dalam status Siaga, di antaranya Kota Ternate, Halmahera, dan Kota Tidore di Maluku Utara, serta Kota Bitung dan beberapa wilayah di Minahasa di Sulawesi Utara. Estimasi waktu tiba gelombang tsunami di wilayah-wilayah tersebut berkisar antara pukul 06.53 hingga 07.18 WITA.

Sementara itu, beberapa daerah lain berada pada status Waspada, seperti Kepulauan Sangihe, Minahasa Utara bagian utara, hingga Bolaang Mongondow bagian selatan, dengan estimasi waktu tiba gelombang hingga pukul 07.21 WITA.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk segera mengambil langkah antisipasi sesuai status yang telah ditetapkan. Untuk wilayah berstatus Siaga, warga diminta segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan masyarakat di wilayah berstatus Waspada diimbau menjauhi kawasan pantai dan tepian sungai guna menghindari potensi dampak gelombang.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, serta terus memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait guna menghindari hoaks dan kepanikan berlebihan.

Editor : Nur Fadilah
Sulut Malut BMKG Gempa bumi