Gorontalopost, GORONTALO - Suasana tenang di lokasi tambang batu kapur Kelurahan Buliide mendadak berubah panik setelah tebing area galian longsor pada Kamis siang.
Material tanah dan bongkahan batu mendadak meluncur ke bawah dan mengenai tiga pekerja yang sedang beraktivitas.
Kejadian bermula sejak pagi ketika dua pekerja sudah lebih dulu mengambil batu kapur secara manual.
Beberapa jam kemudian seorang pekerja lainnya datang ke lokasi untuk menyampaikan informasi pekerjaan, namun ikut berada di sekitar area tambang saat insiden terjadi.
Sekitar pukul 11.00 WITA, lereng tanah gunung di bagian atas mendadak ambrol. Ketiga pekerja yang berada di bawah tak sempat menyelamatkan diri.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu langsung berlari memberikan bantuan.
Korban bernama Abdul Thalib mengalami luka pada tangan, Hasan Kadir mengalami lecet,
sementara Zulkifli Kasim menderita cedera cukup serius di bagian kaki dan kini
menjalani perawatan medis.
Selain luka fisik, korban juga dilaporkan mengalami trauma pascakejadian.
Tambang tersebut diketahui masih menggunakan metode tradisional dengan alat sederhana dan hammer pemecah batu.
Insiden ini memicu kekhawatiran warga soal keamanan aktivitas tambang rakyat yang berada di area rawan longsor.(Mg-03).
Editor : Azis Manansang