Gorontalopost, GORONTALO – Angin segar berembus bagi petani kelapa di Gorontalo. Kementerian Pertanian memastikan
akan menyalurkan sebanyak 737 ribu bibit kelapa unggul lokal untuk mendukung pengembangan sektor perkebunan
dan industri hilirisasi kelapa di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
Kepastian itu disampaikan Gubernur Gusnar Ismail bersama Fadjry Djufry saat meninjau lokasi pembibitan kelapa di Desa Dunggala, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo.
Program tersebut menargetkan pengembangan tanaman kelapa di lahan seluas 10 ribu hektar.
Menariknya, bibit yang digunakan merupakan varietas unggul asli Gorontalo yang dinilai memiliki kualitas tinggi dan cocok untuk mendukung pengembangan industri berbasis kelapa di masa depan.
Gusnar Ismail menjelaskan bahwa bantuan bibit ini bukan sekadar program penanaman biasa.
Pemerintah menyiapkan konsep hilirisasi agar hasil perkebunan kelapa nantinya dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi dan tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.
“Targetnya dalam beberapa tahun ke depan Gorontalo memiliki industri pengolahan kelapa yang kuat.
Tidak hanya menghasilkan minyak kelapa, tetapi juga berbagai produk turunan lain yang mampu meningkatkan pendapatan petani dan perekonomian daerah,” ungkap Gusnar.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang