Gorontalopost, GORONTALO – Kunjungan Presiden Prabowo Subianto pada puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII membuat persiapan di arena utama semakin dimatangkan.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, turun langsung melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek teknis yang dinilai masih perlu penyempurnaan.
Saat meninjau kompleks GOR David-Tonny bersama Idah Syahidah Rusli Habibie, Minggu (14/6/2026), Gusnar menemukan beberapa catatan penting terkait pelaksanaan upacara pembukaan.
Salah satunya menyangkut narasi pengiring pertunjukan budaya yang akan ditampilkan di hadapan ribuan peserta.
Tak hanya itu, gubernur juga menyoroti posisi penari terhadap panggung VVIP.
Menurutnya, jarak antara area pertunjukan dan tempat tamu kehormatan harus diatur kembali agar penampilan tarian dapat terlihat lebih maksimal dan nyaman disaksikan.
Sebanyak 360 siswa SMA sederajat saat ini tengah menjalani latihan intensif untuk membawakan tarian kolosal bertema maritim dan agromaritim.
Pertunjukan tersebut dipersiapkan sebagai daya tarik utama dalam seremoni pembukaan pada 20 Juni serta acara puncak yang akan berlangsung empat hari kemudian.
“Kami ingin seluruh elemen acara tertata dengan baik, baik dari sisi artistik maupun kenyamanan tamu.
Karena itu setiap detail sedang kami koreksi dan sesuaikan agar hasilnya benar-benar optimal,” ungkap Gusnar.
Usai melakukan evaluasi di lapangan, rombongan juga meninjau media center yang hampir sepenuhnya siap digunakan untuk mendukung peliputan PENAS XVII di Gorontalo.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang