Gorontalopost, JAKARTA – Memasuki Juli 2026, PT Pertamina Patra Niaga resmi memberlakukan harga baru untuk sejumlah produk BBM nonsubsidi.
Kebijakan ini menjadi bagian dari penyesuaian rutin yang dilakukan perusahaan dalam merespons pergerakan harga minyak dunia dan kondisi pasar energi internasional.
Tidak semua jenis BBM mengalami perubahan. Dalam daftar terbaru yang diumumkan Pertamina, penurunan harga hanya berlaku untuk beberapa produk tertentu,
yakni Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, serta avtur yang digunakan untuk penerbangan domestik. Adapun Pertamax dan Pertamax Green 95 masih dipasarkan dengan harga yang tetap.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan implementasi dari formula penetapan harga yang telah ditetapkan pemerintah dan dilakukan secara berkala.
"Sesuai yang kita ketahui, penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku," ujar Kitty dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).
Ia menegaskan bahwa perubahan harga yang diterapkan Pertamina tidak dilakukan secara sepihak.
Sebelum diberlakukan, kebijakan tersebut telah melalui proses koordinasi dengan pemerintah guna memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.
"Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," katanya.
Pertamina menjelaskan bahwa sejumlah faktor menjadi dasar dalam menentukan harga BBM nonsubsidi,
mulai dari rata-rata harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga biaya distribusi.
Melalui mekanisme tersebut, harga BBM diharapkan dapat tetap mencerminkan kondisi pasar yang aktual sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.
Berikut ini daftar haganya untuk daerah Jakarta dan sekitarnya:
#SPBU Pertamina
Solar Subsidi: Rp6.800/liter
Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92): Rp16.250/liter (tetap)
Pertamax Green 95: Rp17.000/liter (tetap)
Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.300/liter (turun dari Rp20.750)
Dexlite: Rp19.700/liter (turun dari Rp23.000)
Pertamina Dex: Rp21.150/liter (turun dari Rp24.800)
#SPBU Shell
Shell V-Power Diesel: Rp21.340/liter (turun dari Rp24.490)
Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ masih belum dipasarkan di
jaringan Shell Indonesia.
#SPBU BP
BP 92: Rp16.670/liter (tetap)
BP Ultimate: Rp17.240/liter (tetap)
BP Ultimate Diesel: Rp21.340/liter (turun dari Rp25.060)
#SPBU Vivo
Revvo 95: Rp17.240/liter (tetap)
Diesel Primus: Rp25.060/liter (belum ada penyesuaian per 1 Juli)
Revvo 92 masih belum tersedia. (Mg-01)