Gorontalopost, JAKARTA – Forum Rapat Koordinasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi momen istimewa bagi Bupati Boalemo, Rum Pagau.
Di tengah pembahasan mengenai tata kelola pemerintahan daerah, namanya berkali-kali disebut oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH.
Pujian tersebut disampaikan di hadapan ratusan bupati dari berbagai kabupaten di Indonesia yang hadir dalam agenda nasional tersebut.
Baca Juga: Boalemo Dapat Tambahan 4 Kampung Nelayan, Lahmuddin Hambali Temui Menteri KKP di Jakarta
Saat menjelaskan karakter kepemimpinan yang dibutuhkan daerah saat ini, Prof. Zudan menyoroti kiprah Rum Pagau yang dinilai mampu
menjalankan fungsi kepala daerah secara maksimal meskipun memimpin wilayah dengan kemampuan fiskal yang terbatas.
“Ini contoh bupati yang betul-betul bupati,” ujar Prof. Zudan sembari menunjuk langsung Rum Pagau di hadapan peserta Rakor Apkasi.
Menurutnya, ukuran keberhasilan seorang kepala daerah tidak hanya dilihat dari besar kecilnya anggaran yang dimiliki.
Justru tantangan terbesar adalah bagaimana seorang pemimpin mampu mencari jalan keluar atas berbagai persoalan masyarakat dengan sumber daya yang terbatas.
Kabupaten Boalemo disebut sebagai salah satu contoh daerah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang relatif kecil.
Namun kondisi tersebut tidak membuat Rum Pagau menyerah atau pasif menunggu bantuan.
Sebaliknya, ia terus bergerak menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat, memperjuangkan program pembangunan,
dan mencari berbagai peluang agar daerah yang dipimpinnya tetap mendapatkan dukungan.
Dalam paparannya, Prof. Zudan juga mengingatkan bahwa sejumlah daerah dengan anggaran besar terkadang menghadapi tantangan tersendiri.
Baca Juga: Mentan Amran Apresiasi Sukses Penas Gorontalo, Kucurkan Bantuan Pertanian Rp53 Miliar
Tidak sedikit kepala daerah yang kehilangan fokus karena terlalu nyaman dengan fasilitas dan kewenangan yang dimiliki.
Karena itu, ia menilai semangat yang ditunjukkan Rum Pagau layak menjadi inspirasi bagi kepala daerah lain, terutama mereka yang memimpin wilayah dengan kapasitas keuangan yang terbatas.
Menurut Prof. Zudan, seorang kepala daerah harus memiliki daya juang tinggi dan tidak mudah menyerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakatnya.
Upaya membangun komunikasi intensif dengan kementerian dan lembaga pemerintah pusat merupakan salah satu langkah strategis untuk menghadirkan pembangunan di daerah.
Pengakuan yang disampaikan secara terbuka oleh Kepala BKN RI tersebut mendapat respons positif dari peserta Rakor Apkasi.
Banyak yang menilai apresiasi itu menjadi bukti bahwa dedikasi dan kerja nyata di daerah tetap mendapat perhatian hingga level nasional.
Pujian terhadap Rum Pagau juga memperlihatkan bagaimana Kabupaten Boalemo terus berupaya meningkatkan pembangunan melalui sinergi
dengan pemerintah pusat, meski menghadapi tantangan keterbatasan fiskal dan sumber daya daerah.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang