Gorontalopost, GORONTALO – Aroma persaingan politik menuju Pemilu 2029 mulai
terasa di Gorontalo.
Sejumlah figur berpengaruh dari berbagai partai politik mulai disebut-sebut sebagai
kandidat kuat dalam perebutan tiga kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan Gorontalo.
Situasi semakin menarik setelah muncul aspirasi dari kader Partai Demokrat yang
mendorong Ketua DPD Partai Demokrat Gorontalo, Erwin Ismail, untuk maju ke Senayan.
Baca Juga: Demokrat Gorontalo Kompak Satu Barisan, Erwin Ismail Kembali Dipercaya Pimpin DPD
Dukungan tersebut menguat dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026).
Masuknya nama Erwin membuat konstelasi politik semakin terbuka. Figur yang selama ini dikenal aktif membangun konsolidasi Demokrat di Gorontalo itu
berpotensi menjadi salah satu penantang serius dalam perebutan kursi parlemen nasional.
Namun jalan menuju DPR RI tidak akan mudah. Sejumlah nama besar telah lebih dulu memiliki basis politik yang kuat dan pengalaman panjang dalam kontestasi elektoral.
Partai Golkar diperkirakan tetap mengandalkan Rusli Habibie sebagai salah satu ujung tombak.
Mantan Gubernur Gorontalo dua periode tersebut masih dianggap memiliki pengaruh yang besar di berbagai wilayah Gorontalo.
Dari Partai NasDem, Rahmat Gobel kembali disebut sebagai figur yang sulit diabaikan.
Sebagai tokoh nasional dan anggota DPR RI petahana, Rahmat memiliki tingkat
pengenalan publik yang tinggi serta jaringan politik yang luas.
Sementara itu, Partai Gerindra diprediksi kembali menurunkan Elnino H. Mohi.
Pengalaman panjang sebagai anggota DPR RI menjadikan Elnino sebagai salah satu figur yang tetap diperhitungkan dalam persaingan mendatang.
Di luar nama-nama petahana, muncul pula figur baru yang mulai mendapat perhatian publik.
Salah satunya adalah Revan Putra Bangsawan atau RSB dari PAN. Latar belakangnya
sebagai pengusaha
serta jaringan yang dimilikinya membuat namanya mulai masuk dalam radar politik menjelang Pemilu 2029.
Selain itu, PDIP dan PPP juga diyakini tidak akan tinggal diam. Kedua partai tersebut
diperkirakan
sedang menyusun strategi dan menyiapkan figur terbaik untuk meningkatkan daya saing dalam perebutan kursi DPR RI.
Pengamat politik menilai bahwa kemenangan dalam kontestasi legislatif tidak hanya
bergantung pada popularitas individu.
Faktor seperti kekuatan organisasi partai, kemampuan membangun kepercayaan publik,
kerja politik yang konsisten, serta efektivitas kampanye di tingkat bawah akan sangat menentukan hasil akhir.
Dengan hanya tiga kursi yang tersedia untuk mewakili Gorontalo di DPR RI, setiap suara akan memiliki arti penting.
Karena itu, pertarungan menuju Senayan diprediksi berlangsung sengit dan menjadi salah satu kontestasi politik yang paling menarik untuk diikuti menjelang Pemilu 2029.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang