Cemburu Berujung Berdarah, Suami di Gorontalo Diduga Hujani Istri dengan 15 Tusukan

Azis Manansang • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:52 WIB

 

Korban saat dilarikan ke RS Multazam Gorontalo untuk mendapatkan perawatan intensif.(F:Istimewa)
Korban saat dilarikan ke RS Multazam Gorontalo untuk mendapatkan perawatan intensif.(F:Istimewa)

Gorontalopost, GORONTALO – Kesalahpahaman yang berujung dugaan kecemburuan  berubah menjadi insiden berdarah di sebuah rumah kos di Kelurahan Heledulaa Utara,  Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. 

Seorang warga berinisial SM (21) harus mendapat perawatan medis setelah mengalami 15  luka tusuk dan sayat.

Peristiwa itu berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) siang sekitar pukul 13.05 WITA. 
Lokasinya berada di sebuah kamar kos di Jalan Kasuari Baru. 

Baca Juga: Debit Air Menurun Saat Kemarau, Strategi Perumda Tirta Bolango Agar Warga Tak Kekurangan Air

Polisi kemudian mengamankan pria berinisial FM (26) yang diduga sebagai pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota Kompol Akmal Novian Reza, SIK, mengatakan  kejadian berawal ketika FM mendatangi tempat tinggal korban. 

Kedatangannya disebut untuk menyelesaikan persoalan yang sebelumnya menimbulkan  kesalahpahaman.

Korban rupanya ingin pembicaraan dilakukan di luar kamar dan disaksikan keluarga. 

Namun, FM tetap masuk ke kamar korban. Tak berselang lama, terdengar suara korban meminta pertolongan dari dalam kamar.

“Saksi mendengar korban berteriak meminta bantuan. Setelah pintu dibuka paksa, korban  terlihat sudah berlumuran darah, sementara FM memegang senjata tajam dan langsung  meninggalkan lokasi,” kata Akmal.

Korban kemudian dilarikan ke RS Multazam. Pemeriksaan awal melalui visum 
menunjukkan tubuh korban mengalami 15 luka tusuk dan sayat. 

Baca Juga: Bongohulawa Bersiap Jadi Pusat Kegiatan Pramuka, Tiga Agenda Besar Digelar 25-30 Agustus

Luka tersebut ditemukan pada beberapa bagian tubuh, mulai dari dada, perut, bokong,  betis hingga lengan.

Dari penyelidikan awal, polisi mengarah pada dugaan motif kecemburuan. FM disebut  merasa sakit hati lantaran nafkah yang diberikannya diduga digunakan tidak sesuai dengan  yang diharapkannya.

“Motif sementara yang kami peroleh berkaitan dengan rasa cemburu. Tetapi penyidik  masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan seluruh latar belakang peristiwa  tersebut,” jelas Akmal.

Tim URC Polresta Gorontalo Kota bergerak dan berhasil mengamankan FM setelah 
kejadian. Polisi juga menyita senjata tajam jenis badik yang diduga digunakan dalam aksi  tersebut.

Saat ini kasus masih bergulir di Satreskrim Polresta Gorontalo Kota. Penyidik masih 
mendalami keterangan saksi, korban, dan terduga pelaku untuk memastikan kronologi  serta motif di balik penganiayaan tersebut.(Mg-03).

Editor : Azis Manansang
Gorontalo cemburu buta Heledulaa Selatan Polresta Gorontalo Kota suami tikam istri