Gusnar Ismail Buka Musprov V Kadin Gorontalo, Dihadiri FM dan RH

Azis Manansang • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 15:38 WIB
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat membuka Musprov Kadin V Provinsi Gorontalo. (F:istimewa)
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat membuka Musprov Kadin V Provinsi Gorontalo. (F:istimewa)

Gorontalopost, GORONTALO – Tantangan besar sekaligus sejumlah peluang ekonomi dibawa Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo.

Musprov yang digelar di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Senin (21/9/2026), menjadi forum untuk memilih Ketua Umum Kadin Gorontalo periode 2026–2031. 

Baca Juga: Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Iwan Mustapa Titip Pesan untuk Yusbar Ismail

Di hadapan peserta Musprov, Gusnar menegaskan pentingnya peran dunia usaha dalam menopang agenda pembangunan daerah.

Menurut Gusnar, Kadin tidak boleh hanya dipandang sebagai organisasi pengusaha. Kadin memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah untuk menghubungkan berbagai peluang investasi dengan kemampuan dunia usaha di daerah.

Ia menjelaskan, ketika pemerintah daerah berupaya mencari dukungan pembangunan di tingkat pusat, kementerian menjadi salah satu jalur utama. Namun, terdapat jalur lain yang menurutnya harus dibuka lebih luas, yakni keterlibatan sektor swasta.

“Selain memperjuangkan dukungan melalui pemerintah pusat, kita juga perlu memperbesar ruang kerja sama dengan dunia usaha. 

Ketua Kadin nantinya diharapkan mampu membuka jalur tersebut dan mempertemukan potensi Gorontalo dengan kekuatan pengusaha,” tutur Gusnar.

Gubernur kemudian membeberkan sejumlah peluang konkret yang telah muncul. Salah satunya terkait komoditas rumput laut. 

Menurut Gusnar, Menteri Kelautan dan Perikanan telah menyatakan kesiapan membangun industri di Gorontalo dengan syarat daerah mampu menghasilkan 100 ton rumput laut setiap tahun.

Tak hanya sektor kelautan. Peluang juga terbuka di bidang peternakan sapi. Gusnar menyampaikan bahwa Menteri Pertanian siap membangun rumah potong hewan apabila Gorontalo mampu meningkatkan pengembangan peternakan sapi.

Bagi Gusnar, peluang tersebut membutuhkan keberanian dunia usaha untuk bergerak. Pemerintah daerah memiliki keterbatasan jika harus membiayai seluruh agenda pembangunan hanya melalui APBD.

Baca Juga: Alumni KNPI Gorontalo Resmi Dilantik, Gusnar Ismail Buka Peta Peluang Ekonomi untuk Daerah

“Tidak realistis jika seluruh peluang ekonomi dibebankan kepada APBD. Dibutuhkan investasi dan keberanian pengusaha untuk menggerakkan sektor-sektor tersebut. Kadin diharapkan dapat menjadi penghubung sekaligus penggerak utama,” ungkapnya.

Di tengah agenda pemilihan kepemimpinan Kadin Gorontalo, Gusnar juga menitipkan pesan agar seluruh peserta menjaga ketertiban dan suasana kondusif. 

Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika demokrasi dalam organisasi.

Karena itu, seluruh proses Musprov diharapkan dijalankan dengan sikap dewasa dan tetap mengedepankan kepentingan organisasi serta pembangunan ekonomi Gorontalo.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam pembukaan Musprov V tersebut. Di antaranya anggota Komisi XI DPR RI Rusli Habibie, anggota DPD RI Fadel Muhammad, 

serta jajaran pengurus pusat Kadin yakni Azis Syamsuddin, Sarman Simanjorang, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, dan Widiyanto Saputro.

Agenda tersebut juga dihadiri Ketua Umum Caretaker Kadin Gorontalo Yuliandre Darwis.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang
Gorontalo Musprov KADIN GORONTALO kadin indonesia Gusnar Ismail