Gorontalo Jadi TP2DD Terbaik Sulampua 2026, Digitalisasi Transaksi Daerah Tuai Penghargaan

Azis Manansang • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 12:33 WIB

 

Kabupaten Gorontalo ditetapkan sebagai TP2DD Terbaik wilayah Sulampua 2026, penghargaan itu diterima Bupati Gorontalo Sofyan Puhi pada kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC).(F:Diskominfo)
Kabupaten Gorontalo ditetapkan sebagai TP2DD Terbaik wilayah Sulampua 2026, penghargaan itu diterima Bupati Gorontalo Sofyan Puhi pada kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC).(F:Diskominfo)

Gorontalopost, JAKARTA — Upaya Kabupaten Gorontalo mendorong transformasi digital pemerintahan berbuah penghargaan. 

Dalam Rakornas TPID dan P2DD 2026, Kabupaten Gorontalo ditetapkan sebagai TP2DD Terbaik wilayah Sulampua 2026.

Penghargaan itu diterima Bupati Gorontalo Sofyan Puhi pada kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: TP2DD Boalemo Diperkuat, Lahmuddin Hambali Tekankan Transparansi Transaksi Digital

Predikat tersebut menjadi pengakuan atas kinerja Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Bagi Sofyan, digitalisasi bukan sekadar memindahkan transaksi pemerintah dari sistem konvensional ke sistem non-tunai. 

Lebih jauh, transformasi tersebut diarahkan untuk membangun tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan dan akuntabel, sekaligus menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan teknologi.

“Yang kami dorong bukan hanya penggunaan transaksi non-tunai. Digitalisasi harus menjadi bagian dari pembenahan tata kelola 

agar proses pemerintahan lebih efisien, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Sofyan.

Ia menyebut capaian tersebut memiliki arti penting bagi Kabupaten Gorontalo di tengah tuntutan terhadap pelayanan publik yang semakin cepat dan terintegrasi. 

Penguatan digitalisasi diharapkan dapat membuat pengelolaan transaksi daerah semakin baik sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh layanan.

Baca Juga: Aduan Warga Masuk LAPOR, Pemkab Bone Bolango Diminta Serius Tindaklanjuti Setiap Laporan

Namun, Sofyan menilai penghargaan yang diterima bukan alasan untuk berhenti berinovasi. 

Sebaliknya, capaian tersebut menjadi dorongan untuk memperluas penerapan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Penghargaan ini kami maknai sebagai motivasi untuk melanjutkan pembenahan. 

Digitalisasi pemerintahan harus terus diperkuat agar efektivitas, transparansi, dan manfaat pelayanan bagi masyarakat semakin meningkat,” katanya.

Rakornas TPID dan TP2DD 2026 merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026.

Forum tersebut menjadi ruang penguatan kolaborasi dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital Indonesia. 

Dalam konteks daerah, capaian Kabupaten Gorontalo menunjukkan bahwa transformasi digital menjadi bagian penting dalam pengelolaan pemerintahan dan transaksi daerah.

Predikat TP2DD Terbaik Sulampua 2026 pun menjadi tantangan lanjutan bagi Pemkab Gorontalo. 

Inovasi digital diharapkan terus diperluas sehingga transformasi yang dilakukan mampu menghasilkan pemerintahan yang lebih efektif

dan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
Bank Indonesia TP2DD KABUPATEN GORONTALO Sofyan Puhi Sulampua