Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Paguyaman Boalemo, Identitas dan Penyebab Kematian Belum Te

Azis Manansang • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 15:15 WIB

 

Misteri menyelimuti penemuan kerangka manusia di  sebuah perkebunan tebu di Desa Bongo Tua, wilayah perbatasan Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo.(F:Istimewa)
Misteri menyelimuti penemuan kerangka manusia di sebuah perkebunan tebu di Desa Bongo Tua, wilayah perbatasan Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo.(F:Istimewa)

Gorontalopost, PAGUYAMAN – Misteri menyelimuti penemuan kerangka manusia di 
sebuah perkebunan tebu di Desa Bongo Tua, wilayah perbatasan Kecamatan Wonosari,  Kabupaten Boalemo, Kamis (24/9/2026).

Kerangka dalam kondisi tidak utuh itu ditemukan di antara rerumputan kering. Bagian  tengkorak dan beberapa tulang terlihat berada di sekitar lokasi sehingga memicu perhatian  warga dan kemudian beredar luas melalui media sosial.

Baca Juga: Kuota 294 Sambungan Listrik Menanti Warga Bone Bolango, Kecamatan Diminta Bergerak Cepat

Kabar tersebut mendapat perhatian aparat setelah laporan mengenai temuan itu diterima  Polres Boalemo. 

Saat dikonfirmasi, pihak kepolisian membenarkan adanya laporan penemuan yang diduga  kerangka manusia.

“Informasi mengenai penemuan tersebut benar adanya,” ujar pihak Polres Boalemo.

Untuk memastikan temuan tersebut, Tim Inafis Polres Boalemo kemudian mendatangi  lokasi. 

Petugas melakukan TPTKP, olah TKP, pemeriksaan serta identifikasi awal terhadap 
kerangka yang ditemukan.

Namun hingga saat ini, belum ada informasi mengenai identitas maupun jenis kelamin  kerangka tersebut. 

Polisi masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap siapa sosok di  balik temuan itu.

Kepolisian menyebut dua pekerja penebang tebu sebagai saksi yang mengetahui penemuan  tersebut. 

Baca Juga: Bawa Dua Agenda Besar ke Jakarta, Rum Pagau Dorong Revitalisasi Sekolah dan SNT di Boalemo

Keduanya adalah Kadir S. Kino (51) dan Hasan I. Kuku (40), yang sama-sama tercatat 
sebagai warga Desa Lakeya, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo.

Kondisi kerangka yang tidak utuh membuat proses identifikasi masih terus dilakukan. 

Polisi juga belum menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian maupun latar 
belakang keberadaan kerangka di lokasi.

Sejumlah kemungkinan masih terbuka, termasuk apakah kerangka tersebut merupakan  korban tindak pidana, korban kecelakaan, 

orang yang sebelumnya dilaporkan hilang, atau meninggal karena sebab lain. Kepastian  mengenai hal itu masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan.

Untuk menjaga lokasi tetap steril, personel gabungan Polsek Paguyaman dan Polsek 
Wonosari telah memasang garis polisi di sekitar tempat penemuan. 

Langkah tersebut dilakukan sembari menunggu proses identifikasi dan penyelidikan 
kepolisian berlanjut.(Mg-07/Hen).

Editor : Azis Manansang
Berita Gorontalo kerangka manusia tebu boalemo Polres Boalemo