Gorontalopost, JAKARTA– Perjalanan karier Bernhard Eduard Rondonuwu di pemerintahan melewati berbagai jenjang jabatan, dari tingkat kecamatan hingga lingkup pemerintah pusat.
Putra asal Manado, Sulawesi Utara, itu kini resmi menjabat Direktur Jenderal Bina
Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri setelah dilantik Mendagri Muhammad Tito Karnavian, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga: Mengaku Urus Bisnis Pertanian, 3 WNA China Justru Terjaring Aktivitas Tambang di Gorontalo
Bernhard lahir di Manado pada 6 Desember 1970. Sebelum dipercaya menduduki jabatan barunya,
ia pernah mengemban tugas sebagai Penjabat Bupati Maybrat, Papua Barat, serta
menempati sejumlah posisi penting di IPDN dan Kemendagri.
Pengalamannya mencakup urusan pemerintahan daerah, pengembangan aparatur, pendidikan kedinasan, hingga administrasi kelembagaan.
Langkah awal kariernya tercatat pada 1993 melalui penugasan sebagai Perwira Pertama di lingkungan Kodam V/Brawijaya, Korem 083/Citra Panca Yudha Jaya, Kodim 0813/Mojokerto, dan Koramil 0813/01.
Setahun kemudian, ia berpindah ke pemerintahan daerah dengan menjabat Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Tilamuta, Gorontalo.
Pada 1996, ia dipercaya menjadi lurah di wilayah Bitung, sebelum melanjutkan tugas sebagai Sekretaris Camat dan Camat Bitung Tengah.
Kariernya kemudian berkembang melalui sejumlah jabatan di Pemerintah Kota Bitung, termasuk bidang kepegawaian, pengembangan karier dan diklat, serta pemadam kebakaran.
Pada 2003, Bernhard mendapat penugasan sebagai pejabat bidang di BKPMD Kota
Bitung, kemudian memimpin bidang diklat dan dipercaya menangani bidang pengasuhan di IPDN.
Baca Juga: Tiga Fokus Jadi Sorotan Inspektorat Provinsi, Sugondo Makmur Minta OPD Gorontalo Buka Data
Pada 2007, ia menjadi Kepala Bagian Administrasi Keprajaan dan Kemahasiswaan IPDN, lalu menjabat Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan dua tahun berikutnya.
Pada 2012–2015, Bernhard menjabat Kepala Biro Administrasi Keprajaan dan Kemahasiswaan IPDN.
Ia kemudian bertugas sebagai Plt Direktur IPDN Sulawesi Utara pada 2016 dan menjadi Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan IPDN pada 2018.
Setelah itu, ia dipercaya menjadi Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Kemendagri sebelum ditugaskan sebagai Pj Bupati Maybrat pada 2022.
Dengan latar pendidikan dari STPDN, Universitas Sam Ratulangi, hingga Universitas
Padjadjaran,
Bernhard kini memasuki tanggung jawab baru dalam pembinaan pemerintahan desa di tingkat nasional.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang