Gorontalopost.Id, TILAMUTA – Belum memiliki perda kumuh menghambat seluruh pengembangan perumahan di Kabupaten Boalemo. "SK Kumuh kita juga belum direvisi,” ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Boalemo Srijun Tasman Dangkua.
Saat memberikan laporan kepada Pj. Bupati Boalemo Sherman Moridu. Dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Dalam perencanaan Pembangunan Pengendalian Permukiman, berlangsung du Aula Bappeda, kemarin (07/08/2023).
Baca Juga: Hadiri Sosialisasi Program JKN Bupati Pohuwato Ucapkan Terima Kasih Kepada Wakil Ketua DPR RI
“Untuk Boalemo saat ini Pak Bupati, belum memiliki perda kumuh dan inilah yang menghambat seluruh pengembangan perumahan, dan SK Kumuh kita juga belum direvisi,” kata Srijun.
Lebih lanjut Srijun menjelaskan, untuk SK Kumuh sendiri didalamnya terdapat beberapa item penting diantanya display pemukiman kumuh, rekapitulasi numerik data kumuh dan peta deliniesi kawasan kumuh.
“Rapat hari ini diharapkan mampu membahas persiapan dokumen, minimal tahun ini atau pun tahun depan kita sudah punya dokumen-dokumen tersebut.
Baca Juga: Bupati Gorontalo Utara Bagi-bagi Bendera kepada Pengemudi Bentor
Sehingga kedepannya bidang perumahan dan permukiman ini, bisa mendapatkan kucuran DAK,” tutur Srijun Dangkua.
Sementara itu Penjabat Bupati Boalemo Sherman Moridu menegaskan, bahwa rapat yang digelar Bappeda tersebut sangat penting dilaksanakan.
Guna untuk menghasilkan langkah-langkah yang nyata, dalam melaksanakan rencana Pembangunan Pengendalian Permukiman.
Baca Juga: Ekonomi Gorontalo Triwulan II 2023 Tumbuh Sebesar 4,25 Persen
“Saya berharap, rapat ini dapat memberiakan ide-ide dan masukan dari lima lintas sektor, bagaimana Perumahan dan kawasan Permukiman ini, benar-benar terterima dikalangan masyarakat,"ujar Sherman Moridu.
Selanjutnya Pj. Bupati Sherman menambahkan, hal ini juga membutuhkan kolaborasi dari semua stakeholder dan Organisasi Perangkat Daerah.
Baca Juga: Diadukan Nelson ke Polda, Ifana Tak Gentar Fokus Laporan ke Mendagri
“Pokja PKP ini harus benar-benar lebih kita tingkatkan dari saat ini, dan tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat.
Juga untuk pemenuhan kebutuhan dasar melalui kualitas kesehatan, dan terjaminnya ketersediaan akses air minum serta sanitasi yang layak,” ujar Pj. Bupati. (Fik/Kmfo).
Editor : Azis Manansang