Gorontalopost.id, PAGUYAMAN - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, I Wayan Sudiarta, SE, M.Si menyatakan tekadnya untuk memajukan bidang pertanian dengan meningkatkan kesejahteraan petani.
Hal itu disampaikannya saat melaksanakan reses di Kuala lumpur, Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo,kemarin.
"Percuma daerah kita yang memiliki slogan daerah agropolitan, sementara petani sulit mendapatkan bibit dan pupuk,"ungkap politisi Partai Golkar ini.
Baca Juga: KPK Tahan Caleg PKB DPR RI Dapil Gorontalo Korupsi Pengadaan Sistem Proteksi TKI di Kemnaker RI
I Wayan Sudiarta yang kembali menjadi calon legislatif daerah pemilihan (Dapil) Boalemo-Pohuwato mengungkapkan persoalan ini akan diseriusi setelah pihaknya berkeliling melakukan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat.
"Hampir semua desa yang ada di Paguyaman maupun Wonosari saat telah datangi dalam reses kali. Dan rata-rata persoalan tersebut banyak mencuat baik itu disampaikan Kepala Desa maupun aspirasi langsung dari masyarakat," ungkapnya.
Baca Juga: Aktvitas Penerbangan di Bandara Djalaludin Bakal Terancam dengan Eksekusi Lahan
Sehingga kata I Wayan, ke depan persoalan petani ini akan diseriusi, dengan melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten maupun serta Pemerintah provinsi.
"Ke depan kita genjot ini agar seimbang antara hasil pertanian.Kemudian hasilnya bisa dijual sehingga berdampak bagi dan memberikan keuntungan bagi petanim," ungkapnya.
Selanjutnya terkait dengan pelaksaan reses di Kuala lumpur yang jumlahnya membludak. Diakui I Wayan sebagai simbol dukungan dan kepercayaan masyarakat.
Baca Juga: Tampar Perawat, Pasien RSAS Kota Gorontalo Dilapor ke Polisi
"Olehnya kami patut bersyukur dengan antusiasme warga yang hadir melebihi undangan,"ungkapnya.
Selanjutnya anggota DPRD Provinsi Gorontalo dua periode ini, mengungkapkan aspirasi yang disampaikan masyarakat Kualalumpur.
Diantaranya pengembangan ekonomi kreatif termasuk UMKM. Kemudian pembangunan fisik untuk normalisasi
sungai dengan pembuatan tanggul guna mencegah banjir.
Baca Juga: Pemprov Gorontalo Setujui Penggunaan Nama Bandar Udara Panua Pohuwato
"Kemudian ada juga yang mengaspirasikan pembangunan dua rumah ibadah berupa mesjid.Kemudian drainase serta akses ke pemukiman,"bebernya.
Sementara itu sejumlah desa yang sudah dikunjungi selama reses. Yakni mulai dari Desa Tangkobu, Permata , Mutiara, Sosial, Bilato, Kramat, Molombulahe, hingga Saripi, Tenilo. (Hendris).
Editor : Azis Manansang